Klub Kaya Raya tapi Hobinya Pinjam Pemain, Gurita Transfer Bayern Muenchen

 

indopos.co.id – Bayern Muenchen sudah menggelontorkan EUR123 juta (Rp1,97 triliun). Uang itu tercatat sebagai pengeluaran terbanyak sepanjang sejarah klub Bavaria tersebut dalam bursa transfer. Tapi, klub berjuluk Die Roten itu masih belum menghentikan aktivitas belanjanya. Siapa lagi?

BAYERN Muenchen masih mempertahankan tradisinya. Ya, tradisi memboyong pemain lewat sistem meminjam selama satu atau dua musim, lalu dipermanenkan di akhir peminjaman, lagi-lagi dijalankan musim ini. Setelah diterapkan pada Ivan Perisic dengan fee peminjaman senilai EUR5 juta (Rp80,3 miliar) dan akan dibeli EUR20 juta (Rp321,3 miliar) musim depan, opsi itu masih diberlakukan pada rekrutan selanjutnya.

Opsi serupa yang bakal diterapkan lagi ketika mengejar Philippe Coutinho, Gareth Bale, dan Mario Mandzukic. ”Ini tentang bagaimana kami membiayai rencana yang sudah dipikirkan Niko (Kovac, der trainer Bayern),” kata Direktur Olahraga Bayern Hasan Salihamidzic, kepada Kicker.

Mundo Deportivo melaporkan, Barcelona sebagai klub pemilik Coutinho telah memberi sinyal positif. Sistemnya juga akan sama seperti yang pernah dijalani James Rodriguez, pinjam dengan dua musim setelahnya menyertakan opsi pembelian. ”Nilai obligasinya akan ditentukan sampai akhir masa negosiasi,” tulis salah satu surat kabar yang berafiliasi dengan Barca itu.

Maklum, apabila harus membeli Bayern harus membayar senilai EUR400 juta (Rp6,42 triliun) ke La Blaugrana, julukan Barca. Itu nilai klausul pelepasan Coutinho yang mempunyai durasi kontrak sampai 2023 mendatang. Tetapi Bayern bukan klub yang bersedia mengucurkan uang besar dalam bursa transfer.

Dalam tawaran pertama yang belum membahas nilai obligasi, Bayern dan Barca sepakat dengan bayaran semusim Coutinho yang mencapai EUR 11 juta (Rp176,6 miliar). Tapi, proses itu masih menunggu hasil negosiasi Barca dan Paris Saint-Germain (PSG) untuk memulangkan Neymar ke Camp Nou, kandang Barca. ”Kami tetap berkomitmen memboyong pemain-pemain top ke sini seperti yang dimau pemain kami,” sambung Brazzo, julukan Salihamidzic.

Kans Bayern mendapatkan Bale juga ditentukan dari peran transfer Neymar. Sebab PSG telah menolak tawaran Real Madrid senilai EUR90 juta (Rp1,44 triliun), yang menyertakan Si Penyihir dari Wales, julukan Bale, demi menyerobot Barca menggaet Neymar. Nilai penawaran obligasinya pun belum disebutkan.

Bayaran yang harus ditanggung Bayern andaikan ingin meminjam Bale juga lebih besar. Bayaran Bale selama semusim di Real Madrid mencapai EUR15 juta (Rp240,8 miliar). ”Saya akan menentukannya. Meski, saya masih berharap masih jadi bagian tim ini (Real),” ucapnya seperti dikutip Marca.

Baik Coutinho atau Bale sama-sama jadi opsi pertama Bayern setelah bisa menggandeng  Perisic. Karena, Bayern butuh winger top setelah kepergian Franck Ribery dan Arjen Robben di musim lalu. Tak seperti Mandzu, sapaan akrab Mandzukic, yang posisi winger justru cuma jadi peran keduanya. Di Juventus, Mandzu bermain sebagai striker.

Laman Tutto Juve menyebut Bayern mau mempermanenkan kontrak mantan bombernya itu dengan nilai obligasi EUR15 juta. ”Bayern membutuhkan pemain yang berpengalaman. Dia bisa jadi model dan bisa bermain dalam level tertinggi di dua atau tiga musim ke depan,” klaim mantan striker Bayern, Ivica Olic, yang kini menjabat sebagai asisten pelatih di timnas Kroasia itu. Mandzukic pernah merasakan atmosfer Saebener Strasse, kamp latihan Bayern, saat 2012 – 2014.

Dikutip Sport 1, fullback kanan Bayern Joshua Kimmich berharap masih ada deal lagi di musim panas ini. Terutama pemain-pemain yang kenyang pengalaman di Eropa. ”Cukupkah ini (skuad Bayern) mengarungi musim ini? Jika kami ingin tampil bagus di semua ajang, kami pun harus bermodal lebih banyak pemain yang bagus,” kata Kimmich. (koc)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.