Beragam Inovasi Guru Ditampilkan di Century

indopos.co.id – Melalui pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi. Beragam inovasi dilakukan 900 guru di 34 provinsi. Inovasi tersebut di Hotel Century Senyan, Rabu (14/8/2019).

Inovasi yang muncul bermacam-macam. Misalnya yang dilakukan oleh Guru dari SDLBN Pembina Kupang Lusia Hurint. Dia membuat Kreasi Kartu Kata Bergambar. Dalam setiap kartunya, Lusia menyisipkan kata disertai gambar yang sesuai dengan kata tersebut. Misalnya tulisan payung di posisi bawah, maka gambarnya ada di sisi atas. Bagi siswa SDLB yang kesulitan membaca, cara ini sangat membantu.

“Jika kita tunjukan kata bahkan hurufnya untuk dibaca, sulit. Namun ketika ada gambar, langsung mereka menjawab secara spontan,” kata guru yang sudah mengajar sejak 2003 tersebut.

Teknisnya, guru lebih dulu menunjukkan huruf kepada siswa untuk dibaca. Sedangkan sisi gambarnya ditutup oleh tangan. Namun, ketika sudah mulai terasa kesulitan, maka gambarnya akan dibuka. Cara ini membuat kerja motorik mulut siswa bisa lebih dioptimalkan.

“Gak penting itu huruf atau apapun. Tapi dengan melihat ganbar, dia bisa bersuara dan betul apa yang diucapkannya,” sebut Lusia.

Siswa yang diajar Lusia yakni siswa dengan status Tuna Grahita. Sebelumnya, dia sempat mengajar siswa berkebutuhan khusus lainnya, yakni inklusi sejak tahun 2003 silam. Melalui Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi ini, dia memiliki banyak pengalaman. Khusus dalam bertemu guru berkebutuhan khusus lainnya. “Kami jadi bisa berdiskusi banyak hal dengan guru-guru lainnya. Ini program yang sangat bagus,” sebutnya.

Melalui Pemilihan yang diselenggarakan setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan menjadi suatu wadah untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuannya dalam sistem pengajaran, dan tidak tertutup kemungkinan adanya kolaborasi sistem pendidikan antar satu daerah dengan daerah lainnya. Karena dalam ajang ini mereka berkumpul dan bisa saling mensosialisasikan sistem pola didiknya.

Ajang bergengsi yang merupakan apresiasi dari pemerintah terhadap prestasi dan dedikasi para Guru dan Tenaga Kependidikan ini disambut luar biasa oleh para peserta yang berjumlah lebih dari 900 orang ini. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu peserta dari . ”Setiap tahun harus terus diadakan. Agar kami para guru bisa banyak belajar dari guru-guru daerah lainnya,” ujar guru SLBN 1 Bengkulu selatan, Suparmi.

Melalui Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional tahun ini, pemerintah berharap semua pemangku kepentingan dapat meningkatkan komitmennya dalam pembinaan dan pengembangan profesionalismenguru untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu. (ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.