Alexa Metrics

Yayasan Ibnu Sina Peduli, Ikut Bantu Realisasikan Program Nawacita Membangun SDM

Yayasan Ibnu Sina Peduli, Ikut Bantu Realisasikan Program Nawacita Membangun SDM Foto; deri/indopos Foto; deri/indopos

indopos.co.id – Yayasan Ibnu Sina Peduli, Rabu (21/8/2019) malam, menggelar perayaan ulang tahun yang kedua. Sekaligus memberikan santunan kepada anak yatim dan anak disabilitas di Jalan Bangka 8, Jakarta Selatan. Acara bertema “Bersyukur dan Berbagi” dihadiri sejumlah tokoh nasional.

Sidarto Danusubroto, Wantimpres sekaligus pembina Yayasan Ibnu Sina Peduli mengatakan, yayasan tersebut ikut membantu program Nawacita 2, membangun SDM.

“Itu apa yang dikerjakan Bu Melina (Ketua Yayasan Ibnu Sina Peduli Melina Alaydroes) Membantu anak yang membutuhkan, yang disabilitas, ataupun yang sakit. Juga memberikan sarapan sehat gratis kepada anak-anak sekolah,” ujar dia saat menghadiri acara tersebut, Rabu (21/8/2019).

Yayasan Ibnu Sina Peduli adalah yayasan yang bergerak di bidang sosial. Didirikan pada tanggal 20 Agustus 2017. Tahun ini, merupakan hari jadi Yayasan Ibnu Sina Peduli yang kedua.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ibnu Sina Peduli Melina Alaydroes mengatakan, yayasan ini mengalami berbagai perkembangan dan perubahan. Yakni dari sebuah komunitas baksos kecil yang dulunya bernama “Komunitas Baksos Bangka”.

Saat itu, komunitas baksos bangka ini dibentuk hanya untuk ajang silaturahmi sekaligus membantu kegiatan kampanye pasangan BAJA pada pemilihan Gubernur DKI yang lalu.

“Seiring berakhirnya moment pilgub DKI, maka saya berinisiatif untuk merubah komunitas ini menjadi suatu organisasi yang berbetuk Badan Hukum Yayasan Sosial, dengan tujuan agar Yayasan Sosial ini dapat lebih bermanfaat untuk membantu banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujar dia.

Melina mengatakan, nama Yayasan Ibnu Sina Peduli terinspirasi dan nama Ananda Muhammad Ibnu Sina, yang juga tepat pada tanggal 20 Agustus genap berusia 2 tahun. “Maka hari ini kami merayakan Ulang Yayasan yang kedua sekaligus Ulang Tahun Ananda Muhammad Ibnu Sina yang kedua ini,” ungkap dia.

Seperti memberikan bantuan kepada anak-anak penyandang disabilitas (penderita leukemia dan liper). Serta penyerahan tanda terima kasih Yayasan kepada para Donatur Yayasan.

“Banyak kegiatan yang telah dilakukan oleh Yayasan Ibnu Sina Peduli melalui Tim Baksos Hands For Help. Ada kegiatan yang bersifat rutin (sesuai program Yayasan), ada juga bersifat insidentil.

Kegiatan yang bersifat rutin misalnya, “Gerakan Sarapan Sehat Setiap Pagi”, ” Gerakan ini lahir untuk mengkampanyekan Budaya Sarapan Pagi bagi Anak-anak usia sekolah.

Karena masih banyak anak-anak Sekolah yang tidak dapat melaksanakan Sarapan yang sehat dan berkecukupan di rumah sebelum berangkat ke sekolah dan melakukan aktivitas belajarnya.

Sehingga akan mempengaruhi konsentrasi dan daya serap anak-anak terhadap pelajaran yang akan berdampak pada kualitas Pendidikan anak itu sendiri.

“Gerakan Sarapan Sehat Setiap Pagi ini, kami lakukan dengan mendistribusikan langsung Paket Makanan Tambahan berupa,  Sup, Telur, Bubur Kacang ijo, Roti dan Paker Snack kepada anak anak sekolah di beberapa Sekolah Dasar di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan,” jelas Melina.

Kegitan tersebut kata dia, dilakukan setiap pekan. Yaitu, Selasa atau Rabu dan Jumat di Jakarta. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan akan sarapan pagi yang sehat dan berkecukupan, bagi anak sekolah. “Karena dengan sarapan yang cukup dan sehat, maka anak-anak Sekolah ini dapat melakukan proses belajar dengan baik di sekolah,” beber Melina.

Kemudian kegiatan rutin lain yakni mengunjungi dan memberikan sumbangan kepada panti jompo, panti asuhan anak maupun kunjungan kepada pasien anak-anak di Rumah Singgah RSCM.

Ada juga kegiatan insidentil seperti membantu korban kebakaran, banjir, sumbangan peralatan salat ke pondok pesantren, sumbangan biaya sekolah dan lain-lain.

“Beberapa kegiatan yang telah dilakukan oleh yayasan Ibnu Sina Peduli di antaranya pemberian 168 kursi roda kepada Warga di wilayah DKI Jakarta, pemmberian 140 pasang tongkat kepada warga di wilayah DKI Jakarta, bantuan Peralatan Sekolah kepada 1600 anak Nelayan di Muara Angke, 4 Bantuan makanan dan perlengkapan mandi untuk pasien-pasien di rumah singgah RSCM,” pungkas dia. (dai)



Apa Pendapatmu?