Gagal di Kejuaraan Dunia, Rudy Hartono: Latihan Jojo-Anthony Kurang Keras

indopos.co.id – Hasil positif gagal diraih tunggal putra Jonatan Christi dan Antony Ginting di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 di Basel, Swiss. Keduanya tumbang di tangan pemain India, Sae Praneeth. Bedanya.

Jonatan di babak perempat final, sementara Antony kandas di babak kedua.
Mastro Bulutangkis Indonesia Rudy Hartono mengkritisi penampilan Jojo dan Ginting di kejuaraan paling bergengsi di jagat raya ini.

” Fisik dan .mental mereka masih lemah. Belum saatnya mereka juara dunia. Butuh 2 -3 tahun lagi,” kata Rudy Hartono ditemui INDOPOS diacara penutupan Ciputra Golfpreneur BSD, Tangsel, kemarin. Menurut dia, Jojo dan Anthony harus berlatih lebih keras. Karena lawan-lawan yang dihadapi semuanya berat. ” ini bukan superseries, tapi kejuaraan dunia. Semua pemain yang tampil kelas dunia dan ingin juara,” kata Rudy.

Meski pun demikian, Rudy meyakini ke depan Jonatan dan Anthony akan menjadi pemain seperti Lee Cong Wei. Apalagi usia mereka masih sangat muda. ” Saya yakin 2-3 tahun lagi mereka bisa seperti Lee Cong Wei. Tapi itu semua tergantung dari mereka masing-masing. Pelatih hanya mengarahkan tapi yang menentukan pemain Itu sendiri di lapangan,,” paparnya.

Sementara Anthony mengatakan akan melakukan evaluasi dari kegagalannya di kejuaran dumia. Beberapa kesalahan yang dilakukan pada pertandingan tbakal dijadikan pelajaran agar bisa kembali tampil maksimal di turnamen selanjutnya, yakni China Open 2019. ” Saya akan melakukan evaluasi dan fokus pada Cina Open 2019.

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.