Pemerintah Jangan Gegabah Pindahkan Ibu Kota

Bappenas dan Kementerian PUPR masih Kaji

indopos.co.id – Pemerintah diminta untuk tidak gegabah memutuskan memindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan. “Memindahkan ibu kota negara bukan perkara mudah. Perlu kajian serius dalam berbagai aspek sebelum membuat keputusan memindahkan ibu kota,” kata La Ode Ida, komisioner Ombudsman RI (ORI) pada diskusi ‘Indonesia Timur Bersuara’ seperti dikutip melalui siaran pers Asosiasi Jurnalistik Indonesia Timur (AJIT) di Jakarta, Minggu (25/8).

Dia meminta pemerintah perlu memperbanyak sumber rujukan dari berbagai pihak, terutama pada negara-negara yang pernah memindahkan ibu kota negaranya. Ini agar pemerintah benar-benar memiliki referensi kuat dan jelas tentang bagaimana dampak yang ditimbulkan setelah pemindahan ibu kota negara.

Baca Juga :

“Merujuk pada pengalaman dari beberapa negara-negara persemakmuran, seperti negara-negara di Afrika dan Australia, pemindahan ibu kota negara tidak semulus dan sebaik yang dibayangkan,” tandasnya.

Mantan Wakil Ketua DPD RI ini menjelaskan, dari pengalaman yang ada, pada awal pemindahan ibu kota memperlihatkan aktivitas di ibu kota lama tetap ramai, sementara di ibu kota baru masih sepi. “Tapi rencana pemerintah ingin memindahkan ibu kota negara patut diapresiasi,” ujarnya.

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.