Sadis, Sebelum Dibunuh Gadis Belasan Tahun Diperkosa di Lebak

indopos.co.id – Kesedihan melanda perkampungan Baduy Luar, Sabtu (31/8). Saat itu ratusan warga memakamkan seorang gadis berusia 13 tahun yang tewas dibunuh. Kejinya lagi, sebelum dibunuh gadis berinisial SA itu juga diperkosa, Jumat (30/8). Pemakaman dilakukan setelah korban diotopsi.

Gadis warga Kampung Karahal, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, itu dikebumikan di pemakaman desanya. Sehari sebelumnya, SA ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah gubuk tempat berladang keluarganya atau yang lebih dikenal dengan sebutan huma.

Baca Juga :

Tambang Longsor, 11 Pekerja Tewas

Sebelum dibunuh, SA yang ikut berhuma (berkebun) dengan orangtuanya diduga jadi korban perkosaan di dalam gubuk yang berlokasi di Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar. ”Tempat kejadiannya di kebun (ladang),” terang Jaro Kanekes Saija saat dihubungi INDOPOS, Minggu (1/9).

Menurut Saija, saat kejadian korban sedang sendirian di kebun keluarganya yang jaraknya ke perkampungan Baduy Luar sekitar 5 kilometer (km) atau 10 km dari tempat tinggal korban. ”Korban sendirian di gubuk, ayahnya tengah menggarap lahan orang. Kakaknya keluar cari burung. Pas pulang dari hutan, mereka kaget melihat adiknya meninggal,” ungkap juga.

Baca Juga :

Menurut Saija juga, orang pertama kali yang menemukan korban tergeletak tidak bernyawa dan penuh luka bacokan adalah kakak kandungnya sendiri. ”Kondisinya sudah di cacagan (bacok) pakai golok. Selain dibunuh juga diperkosa,” cetus Saija juga. Dia juga mengaku tidak tahu waktu pasti waktu kejadian pembunuhan tersebut.

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.