Kabel Semrawut Ditertibkan

indopos.co.id – Berantakan dan tumpang tindih tak karuan, puluhan kabel listrik yang berada di sepanjang Jalan Bangka Raya dan Jalan Bangka 1, Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, akhirnya dipotong Pemkot Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Penertiban dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji. Pemotongan dilakukan secara manual. Isnawa didampingi petugas Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menaiki bak pada truk towing.

Baca Juga :

Kemudian, mantan kadis Lingkungan Hidup DKI itu dibawa naik ke atas mendekati sejumlah kabel semrawut yang menggelayut di Jalan Bangka Raya tepatnya di depan sebuah pasar swalayan. Dalam kesempatan tersebut, petugas kemudian menunjukkan beberapa kabel utilitas yang aman untuk dipotong.

Tak ayal, berbeda dengan kabel listrik yang berukuran besar, kabel telepon dan jaringan fiber optik yang menjadi target pemotongan itu memiliki ukuran kecil. Kabel tersebut tidak memiliki sambungan listrik, sehingga aman apabila dipotong menggunakan gunting besi.

Baca Juga :

Usai membabat habis sejumlah titik kabel semrawut, Isnawa menyebutkan, penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta No 126/2018 tentang Penataan Jaringan Utilitas.

Sebab, berdasarkan ketentuan, kabel utilitas tidak boleh berada di udara. Seluruhnya ditata dalam tanah menggunakan sub duct. “Kemarin, kita melakukan penataan terhadap jaringan utilitas sepanjang 4,2 kilometer di sepanjang Jalan Bangka Raya, sehingga tidak ada lagi kabel udara seperti ini yang semrawut. Kita akan tata ulang lagi, jadi nanti mereka (utilitas) akan ada di bawah tanah di sub duct, sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan di Ingub,” tegas Isnawa dengan raut wajah murka melihat kabel berantakan.

Baca Juga :

Hadeuh, Pijat Plus Langgar PSBB

Ditemui bersamaan, Kepala Seksi Kelengkapan Prasarana Jalan dan Jaringan Utilitas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Eva Andrian Kurniawati menyebutkan, penertiban telah berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL).

Asosiasi tersebut tidak keberatan dan bersedia untuk menata kabel utilitas ke dalam tanah. “Nantinya mereka (Apjatel) sendiri yang akan memasukkan kabel ke dalam tanah, dan pada kali ini penertiban kabel sepanjang 4,2 kilometer dari 29 operator,” tegas Eva.

Sementara itu, disepanjang trotoar jalan di Jalan Raya Cikini, Jakarta Pusat, banyak potongan-potongan kabel teronggok dan belum dirapihkan oleh petugas terkait. Kendati pada dua sisi trotoar jalan nyaris rampung, namun masih ada saja bekas potongan kabel yang dibiarkan begitu saja. Akibatnya, tidak enak dipandang mata. “Ya kan harusnya bekas potongan kabel juga dibersihkan jadi enak dilihatnya,” keluh pengguna jalan raya, Air, 30, ASN, Senin (2/9/2019). (ibl)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.