ABK dan Nelayan Muara Baru Saksikan Manfaat Santunan BPJS Ketenagakerjaan

indopos.co.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS Ketenagakerjaan) Jakarta Mangga Dua menyerahkan tiga santunan Jaminan Kematian (JKM) secara simbolis di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (31/10/2019) . Ketiga santunan tersebut diterima oleh tiga ahli waris anak buah kapal (ABK) peserta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang meninggal karena sakit.

”Kami turut berduka cita atas meninggalnya ketiga anak buah kapal KM Mitra Sukses Jaya yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua. Semoga santunan yang merupakan hak dari ahli waris ketiga almarhum bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua Eny Purwatiningsih di sela penyerahan santunan simbolis dan penandatanganan kerja sama  Koperasi Pegawai Negeri Pelabuhan Perikanan Samudra Jakarta  (KPN PPSJ) sebagai agen Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia).

Ketiga santunan yang masing-masing senilai Rp 24 juta tersebut diterima oleh Dasam selaku ahli waris Mashudi, Kiswati selaku ahli waris Wagiman, dan Purwati selaku ahli waris Saryadi. Eny mengatakan, sudah menjadi kewajiban pihaknya untuk memberikan manfaat yang merupakan hak dari peserta. Menurutnya, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sangatlah besar.

”Seperti program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) memberikan jaminan pemulihan kecelakaan kerja tanpa batasan biaya dan tanpa batasan waktu perawatan sampai peserta dinyatakan sembuh oleh dokter dan  peserta kembali bekerja akan ditanggung sepenuhnya. Peserta tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun,” ungkapnya.

Baca Juga :

BPJAMSOSTEK Galakkan SIAPP 82

Begitupun jika terjadi disabilitas atau meninggal karena kecelakaan kerja, sudah ada santunan tunai sesuai aturan perundangan. ”Jika meninggal karena kecelakaan kerja nilainya lebih besar dari meninggal biasa  yaitu upah yang dilaporkan terakhir dikalikan 48 dan itu menjadi hak ahli waris,” terangnya.

Selain itu Eny bersyukur koperasi pegawai negeri pelabuhan setempat menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dengan menjadi agen Perisai. Agen Perisai bertugas untuk mendaftar, mengoleksi iuran, serta membantu menjembatani layanan klaim. Dengan begitu diharapkan akan semakin banyak lagi ABK maupun nelayan di pelabuhan setempat yang terlindungi dengan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Baca Juga :

Senada dengan Eny, Kepala PPS Nizam Zachman Rahmat Irawan mengharapkan Koperasi Pegawai Negeri Pelabuhan Perikanan Samudra Jakarta  (KPN PPSJ) sebagai agen Perisai dapat merekrut seluruh ABK dan nelayan setempat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tahun ini. ”Karena risiko melaut sangat tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, di pelabuhan setempat ada 1.600 kapal dengan 32.000 ABK. Sekitar 17 ribu ABK terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan. ”Sesuai aturan yang berlaku para ABK wajib terdaftar ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Rahmat Irawan juga mengapresiasi layanan BPJS Ketenagakerajan Jakarta Mangga Dua yang mengantarkan langsung santunan JKM kepada ahli waris di PPS Nizam Zachman yang disaksikan oleh para ABK dan nelayan. Dia berharap layanan tersebut akan memperluas kepesertaan program BPJS Ketenagakerjaan di PPS Nizam Zachman semakin efektif. Karena ABK dan nelayan menyaksikan langsung manfaat besar dan layanan dari BPJS Ketenagkerjaan.

”Target kita 45 persen yang harus dilindungi untuk ABK dan nelayan. Saya sangat optimistis dengan Perisai yang kita tunjuk dan kerja sama ini akan menjadikan progress yang lebih baik karena tentu akan sering disosialisasikan program BPJS Ketenagakerjaan ke ABK dan nelayan,” paparnya.

Sementara itu Kepala KPN PPSJ Dicky mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Mangga Dua yang mempercayakan pihaknya sebagai agen Perisa. Dia berharap tidak akan ada kendala dalam menjalankan sosialisasi maupun layanan perekrutan dan pengoleksian iuran BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya,ABK dan nelayan yang terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dapat meningkatkan produktivitas dan pelayanan pekerjaannya.

”Saya memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada BPJS Ketenagakerjaan Mangga Dua yang memberikan santunan kematian dari ABK yang meninggal sakit di darat dan ada juga yang meninggal di laut karena sakit. Santunan diberikan kepada ahliwaris yang saat ini di wakilkan kepada pengurus kapal. Bahwa semacam tanggung jawab moril yang harus direalisasikan kepada ahliwaris,” paparnya.(dni)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.