Kepulauan Seribu Canangkan Gerakan Wajib Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

indopos.co.id – Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, mencanangkan Gerakan Wajib BPJS Ketenagakerjaan  tepat pada perayaan hari ulang tahunnya (HUT) ke-18 pada Minggu (10/11/2019). Pencanangan  tersebut  dibacakan oleh Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, di Halaman Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka.

“Bismillahirohmanirrohim. Deklarasi pencanangan gerakan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Wajib Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Husein Murad yang membacakan naskah deklarasi pencanangan program perlindungan wajib tersebut. Turut hadir dalam deklarasi, Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Cotta Sembiring yang didampingi Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading Pepen S. Almas.

Inti dalam deklarasi tersebut yaitu mewajibkan seluruh pekerja formal dan informal di Kepulauan Seribu terdaftar program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Kewajiban yang sama juga berlaku untuk karyawan non aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu. Husein menyebut dengan pencanangan tetsebut, pihaknya akan berada pada garda terdepan demi melindungi dan menyejahterakan masyarakat Kepulauan Seribu.

Husein juga mengpresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perhatian untuk masyarakat Kepulauan Seribu. Salah satunya dengan membuka unit layanan BPJS Ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan PTSP di Kantor Pemkab Kepulauan Seribu. “Kami berharap seluruh warga di Kepulauan Seribu dapat tetlindungi baik pekerja formal dan informal. Bayangkan seorang pedagang yang menjajakan makanan untuk wisatawan tahu-tahu kecelakaan kerja siapa yang melindungi,” ujarnya.

Dengan terdaftar program BPJS Ketenagakerjaan sudah jelas aturannya. Peserta yang kecelakaan kerja akan dirawat sampai sembuh berapapun biayanya. “Begitu pula jika sampai terjadi kematian sudah ada santunan untuk ahli warisnya,” pungkasnya.

Husein menyatakan setelah pencanangkan tersebut pihaknya akan menyisir seluruh pulau di Kepulauan Seribu untuk memastikan semua pekerja terdaftar program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Sementara itu Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Cotta Sembiring mengatakan, pencanangan daerah sadar program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sudah banyak dilakukan.  “Tapi untuk deklarasi program wajib BPJS Ketenagakerjaan baru di Kabupaten Kepulauan Seribu ini,” ungkap Cotta.

Menurut Cotta capaian kepesertaan di Kepulauan Seribu hampir 75 persen. Jadi tinggal 25 persen lagi. Data penduduk Kepulauan Seribu berjumlah sekitar 28 ribu, dengan 15 ribu jumlah angkatan kerja. Sekitar sembilam ribu pekerja terdaftar peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Dengan mencanangkan program wajib ini diharapkan dalam waktu tidak terlalu lama seluruh pekerja di Kepulauan Seribu ini terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga mengucapkan  selamat ulang tahun ke-18 semoga Kepulauan Seribu semakin berjaya,” cetusnya.

Di hadapan warga Kepulauan Seribu yang merayakan HUT ke-18 di Pulau Pramuka tersebut, Cotta juga menjelaskan ada dua BPJS di Indonesia. Yaitu, BPJS  Kesehatan yang hanya mengelola satu program yaitu jaminan kesehatan yang wajib dimiliki oleh seluruh penduduk. Sedangakan BPJS Ketenagakerjaan mengelola empat program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).Menurutnya BPJS Ketenagakerjaan ini wajib dimiliki oleh seluruh pekerja.

Di lokasi yang sama (Kakacab) BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading Pepen S. Almas mengatakan pihaknya menempatkan seorang petugas di unit pelayanan Kantor Pemkab Kepulauan Seribu. “Penempatan petugas kami akan dilakukan secara bergantian. Nanti rencana kami juga akan merekrut putra/putri asli Kepulauan Seribu sebagai kepanjangan tangan kami,” ungkapnya.(dni)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.