Kemenaker Beri Pelatihan Buat Pekerja yang di PHK Karena Tergantikan Robot

indopos.co.id – Era digital membuat sejumlah pekerjaan mulai banyak digantikan oleh robot. Mengantisipasi adanya buruh atau pekerja yang kena PHK (pemutusan hubungan kerja) karena tergantikan robot, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) akan melakukan re-skilling atau memberikan ketrampilan baru buat pekerja.

Direktur Bina Pemagangan Kemenaker Siti Kustiati mengatakan, pihaknya akan memberikan pelatihan kepada 20 ribu pekerja yang kena PHK karena adanya automisasi atau tergantikan oleh robot.

“Sektor yang terdampak digitalisasi, seperti sektor manufaktur. Sejumlah posisi pekerjaan bisa tergantikan robot.  Antisipasi yang kita lakukan melakukan re-skilling,” ujar Siti, pada acara Kompas100 Women Leaders Discussion “Kepemimpinan Perempuan : Membangun Budaya Kerja Kompetitif di Era Digital” di Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Mereka yang di PHK karena pekerjaannya tergantikan robot, menurutnya dapat mendaftar mengikuti pelatihan. Menurut Oki ada 305 Balai Latihan Kerja yang dimiliki Pemda dan Pemerintah Pusat.

“Kalau di Kemenaker ada 19 BLK. Itu kita lakukan pelatihan, merubah kompetensi yang ada. Pada 2020 ada 20 ribu tenaga kerja yang akan di re-skilling,” beber Oki, panggilan Siti Kustiati.

Di era industri 4.0, lanjut dia, ada pekerjaan yang hilang. Namun ada juga pekerjaan baru yang muncul yang diperkirakan mampu menyerap 10 juta pekerja baru. “Harus ada investasi berkelanjutan. Buruh linting rokok, kita beri pelatihan,” imbuhnya.

Jadi mereka tidak hanya bisa melinting rokok saja, lanjut Oki, tapi juga buruh jahit kerah. “Tidak hanya jahit kerah saja, tapi juga kita latih jahit baju. Kemudian buruh yang kena PHK karena pekerjaannya digantikan robot diberikan pelatihan ketrampilan dan kewirausahaan,” pungkasnya. (dai)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.