Ledakan Pipa Pertamina Tidak Pengaruhi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

indopos.co.id – Insiden ledakan pipa Pertamina di lokasi proyek yang ada di Cimahi pada 22 Oktober lalu, tidak mempengaruhi proses pengerjaan proyek oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

“Itu sudah ditindaklanjuti. Ada salah prosedur dari KCIC tidak melakukan permohonan pendampingan dari Pertamina. Pertamina ‘kan punya SOP, (misalnya) kalau menggali ada jarak sekian meter dari pipa. Ini tidak didampingi saat pelaksanaan,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca Juga :

Waspadai Mafia Migas Bermain di Sektor Hulu

Emil, sapaan karib Ridwan Kamil, mengimbau PT KCIC agar selalu melakukan aktivitas pengerjaan proyek khususnya di kawasan Pertamina dengan supervisi dari PT Pertamina. “Untungnya Pertamina sudah membuat pipa paralel, sehingga suplai minyak dan BBM tidak ada masalah. Dan saya kira itu (insiden ledakan pipa) tidak menghambat (proses pengerjaan proyek), karena pipanya sudah dimatikan,” tambahnya.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung sendiri diharapkan akan memangkas waktu tempuh Jakarta-Bandung, menjadi hanya 46 menit. Nantinya, terdapat empat stasiun yang menyokong jalur kereta cepat ini yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Walini, dan Stasiun Tegalluar dengan struktur 13 terowongan. (ant)

Baca Juga :

Jokowi Lawan Mafia Migas Berhasilkah?


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.