Targetkan Zero Genangan di Zona Strategi, Juaini Pimpin Apel Ribuan Satgas Biru di Jalan Thamrin

indopos.co.id – Intensitas hujan di Jakarta yang mulai mengalami peningkatan mulai menjadi perhatian Dinas SDA DKI Jakarta. Langkah antisipasi menangani banjir pun, kini mulai dilakukan Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf.

Sabtu (30/11/2019) pagi, Kepala Dinas yang merupakan putra asli betawi itu memimpin langsung apel ‘zero genangan’ yang dihadiri 1000 personil satgas biru di kawasan strategis Jakarta, yakni kawasan Istana negara hingga kawasan Sudirman.

Baca Juga :

FTUP dan Kopassus Gelar Jambore Teknik 2020

“Ini kegiatan rutin yang dilakukan pasukan biru. Untuk hari ini kita titik beratkan pada pengurasan pada tali air dan mulut air, karena ini sumber adanya genangan jika jalannya air ke saluran terhambat, ” ujar Juaini kepada wartawan di sela-sela apel ‘zero genangan’ di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (30/11/2019) pagi.

Menurut Juaini, gerakan ‘zero genangan’ ini dibarengi adanya penandatanganan fakta integritas di lima wilayah di Jakarta bersama Wali Kota, Kepala Suku Dinas (Kasudin) Air lima wilayah DKI, Bina Marga dan Asbang, Jumat (29/11/2019).

Hal itu bertujuan, agar pihak-pihak yang berkepentingan ikut menjaga agar tidak terjadi genangan pada titik strategis di Jakarta, seperti kawasan Istana Negara, Sudirman-MH Thamrin, Monumen Nasional (Monas) dan wilayah yang menjadi kantor kedutaan besar negara lain di ibu kota.

“Momen ini kita tunjukan, bahwa SDA memiliki komitmen kuat dalam mengantisipasi banjir di Jakarta. Kita melaksanakan tugas tanpa harus diperintah. Pasukan Biru tidak perlu ragu, jika ada genangan harus bertindak cepat. Mudah-mudahan ini menjadi ibadah. Insya Allah, segenggam lumpur, yang kami bersihkan bakal menjadi segenggam berlian di akherat kelak,” beber mantan Kasudin Bina Marga Jakarta Timur itu.
Juaini membeberkan hingga saat ini, data yang dimiliki SDA DKI, sekitar lima belas titik yang rawan yang kerap terjadi banjir. Namun, hal itu sudah dilakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengerukan waduk di sekitar kawasan yang dianggap rawan terjadi genangan.

Baca Juga :

“Insya Allah jika memang hujan lebat, kita prediksi akan terjadi genangan hanya dalam waktu 20-30 menit, air akan kembali surut,” ucapnya dengan nada optimistis.

Lebih jauh, Bendahara Bamus Betawi itu membeberkan dalam beberapa bulan terakhir, Dinas SDA dan Sudin SDA lima wilayah sudah melakukan pengurasan waduk dan sungai di Jakarta. Selain itu, pompa untuk menarik air dari lokasi genangan pun dipersiapkan jika Jakarta mengalami intensitas hujan yang tinggi.

“Ada 300 pompa mobil yang kita siagakan. Jika diperlakukan, pastinya pompa akan siap digunakan. Selain itu, kita sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Penanggulangan Bencana, Bina Marga dan juga Kesehatan dalam upaya memberikan kenyamanan untuk warga ibukota selama musim penghujan tiba,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Juaini yang merupakan tokoh Betawi sempat menyelipkan pantunnya dalam memberikan semangat 1000 personil satgas biru. (mdo)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.