Lima Cara Membuat Anak Lebih Mandiri

indopos.co.id – Seiring bertambahnya usia anak, mereka harus diberi tanggung jawab lebih. Membantu anak-anak Anda melakukan tugas-tugas dasar mereka tidak akan membuat mereka menjadi lebih mandiri. Bahkan, hal itu hanya akan membuat anak-anak menjadi tidak berdaya.

Menurut Child Development Institute, ketidakberdayaan dipelajari ketika seorang anak kurang mandiri dan tidak dapat atau tidak mau melakukan tugas-tugas sesuai dengan usianya. Agar anak Anda memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan menjadi lebih bertanggung jawab, sebaiknya ikuti lima tips ini.

1. Buatlah daftar

Anda dapat membuat daftar tugas-tugas yang dapat dilakukan oleh anak Anda, seperti berpakaian atau menyimpan mainan mereka. Bicarakan pada mereka tentang tugas apa yang menurut mereka dapat mereka lakukan. Jika mereka tidak yakin, suruh mereka berlatih di depan Anda. Hilangkan semua tugas yang tampaknya belum siap untuk mereka lakukan. Perlu diingat, anak-anak akan berkinerja lebih baik ketika mereka tahu apa yang diharapkan dari mereka.

2. Jangan mengharapkan kesempurnaan

Anak-anak masih mencari tahu keterampilan motorik mereka, sehingga beberapa kecelakaan mungkin terjadi, seperti menumpahkan jus ketika mereka ingin menuang minuman. Jika mereka berantakan, cobalah untuk tidak mengkritik mereka. Sebaliknya, perlihatkan dengan lembut cara yang benar untuk melakukan sesuatu. Jelaskan bahwa setiap orang melakukan kesalahan dan tidak ada yang sempurna.

3. Berikan cukup waktu

Anak-anak cenderung membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyelesaikan sebuah tugas dibandingkan orang dewasa. Berikan waktu yang mereka butuhkan untuk mencegah mereka merasa stress. Misalnya, jika anak Anda perlu waktu sepuluh menit untuk mengenakan pakaian mereka di pagi hari, mulailah rutinitas harian Anda lebih awal. Saat mereka berlatih, mereka akan melakukan tugas mereka lebih cepat.

4. Kembangkan rutinitas

Anak-anak membutuhkan rutinitas untuk mengelola tangung jawab mereka. Jika jadwal harian mereka terus berubah, mereka akan menjadi bingung. Jelaskan kapan mereka harus menyelesaikan tugas mereka. Misalnya, Anda dapat member tahu anak Anda bahwa mereka harus merapihkan mainan mereka sebelum bersiap untuk tidur. Ketika mendekati waktu tidur, ingatkan mereka bahwa mereka perlu merapihkan mainan mereka sebelum mengenakan piyama.

5. Berikan pujian

Anak-anak senang ketika usaha yang mereka lakukan dihargai. Berikan pujian pada anak Anda ketika mereka melakukan sesuatu sendiri, terutama jika mereka membutuhkan bantuan untuk melakukan hal itu sebelumnya. Anda dapat mengubah kesalahan menjadi pujian. Misalnya, jika anak Anda mengenakan pakaian mereka dengan terbalik, Anda dapat memuji mereka karena telah memilih pakaian dan berpakaian sendiri. Berikan anak Anda dorongan jika mereka merasa frustasi.

Singkatnya, mungkin akan lebih mudah dan lebih cepat untuk melakukan hal-hal untuk anak Anda dibandingkan dengan memebiarkan mereka melakukannya sendiri. Namun, ketika Anda memberi anak-anak kesempatan untuk melakukan tugas sendiri, mereka akan mulai mengembangkan rasa tanggung jawab dan keterampilan.

Seiring bertambahnya usia, mereka akan dapat menggunakan keterampilan pemecahan masalah mereka untuk mengatasi situasi baru dengan lebih mudah. Dalam skema perkembangan yang lebih besar, semua itu dapat menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab sehingga menghasilkan seseorang yang lebih percaya diri, pandai, penuh hormat, dan mampu mengenali serata memenuhi kebutuhan itu. (fay)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.