Presiden: Belum Ada Nama untuk Wamen Baru

indopos.co.id – Penambahan posisi wakil menteri (Wamen), tampaknya masih belum dibutuhkan bagi sejumlah pembantu presiden. Terutama untuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, juga Kementerian Riset dan Teknologi. Menurut Presiden Joko Widodo, dirinya juga belum memikirkan memberi pembantu kepada dua menteri yang mengisi dua pos tersebut.

Alasan lain untuk tidak menyediakan wakil kepada Nadiem Makarim selaku Mendikbud, juga Wakil Menristek yang kini diamanahkan oleh Bambang Brodjonegoro, dikarenakan belum ada permintaan dari dua orang tersebut. ”Sampai hari ini urusan wakil menteri belum. Menterinya juga belum minta,” katanya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (2/12/2019).

Posisi wakil menteri tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Peraturan Presiden Nomor 73 Tahun 2019 tentang Kementerian Riset dan Teknologi.

Meski perpres telah diterbitkan, berdasarkan penjelasan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, posisi wakil menteri tak harus diisi. Menurut dia, presiden akan melihat perkembangan para pembantunya, sebelum menunjuk wakil menteri.

”Jadi itu kan perpres organisasi kan ya. Seperti Perpres TNI ada Wakil Panglima. Enggak berarti harus ada. Kita lihat perkembangan,” ucap Pratikno.

Sampai saat ini belum ada nama-nama yang bakal diangkat menjadi wakil menteri lagi. ”Enggak dong, belum tentu diisi kok,” tegasnya.

Saat ini, ada 12 orang yang diamanahkan menjadi wakil menteri oleh presiden. Mereka adalah Budi Gunadi Sadikin (Wamen BUMN), Wahyu Sakti Trenggono (Wamen Pertahanan), Zainut Tauhid Sa’adi (Wamen Agama), Mahendra Siregar (Wamenlu), Jerry Sambuaga (Wamen Perdagangan), Suahasil Nazara (Wamen Keuangan), John Wempi Wetipo Politisi (Wamen PUPR), Budi Arie Setiadi (Wamen Desa, PDTT), Alue Dohong (Wamen LHK), Surya Tjandra (Wamen ATR/BPN), Kartika Wiroatmodjo (Wamen BUMN) dan Angela Tanoesoedibjo (Wamenparekraf). (rta)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.