Sempat Menyerang Warga Kota Bekasi, Ratusan Sarang Tawon Ndas Dievakuasi 

indopos.co.id – Ratusan sarang tawon di Kota Bekasi di evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran setempat sepanjang tahun 2019. Atas evakuasi itu jumlah korban atas sengatan tawon sudah mencapai 20 orang.

“Tapi korbannya tidak ada yang meninggal dunia, dan mereka hanya mengalami pembengkakan saja,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Aceng Solahudin, Rabu (4/12/2019).

Baca Juga :

Kontruksi Flyover Rawa Panjang Belum Sempurna

Aceng menambahkan, jumlah yang dievakuasi sebanyak 111 sarang tawon. Tapi sebagian besar sarang itu didominasi tawon jenis Vespa Affinis atau tawon Ndas. “Sebagian kecil lainnya sarang tawon madu atau jenis yang tidak berbahaya,” katanya.

Untuk proses evakuasi kata Aceng, kerap dilakukan malam hari. Alasannya, untuk memberikan kenyamanan warga sekitar. Sebab, kalau evakuasi dilakukan siang hari tawon tersebut cenderung lebih agresif.

Baca Juga :

“Kalau anggota pasti aman, tapi warganya yang engga. Karena tawon agresif sama cahaya. Makanya saat proses evakuasi seluruh lampu dimatiin,” ujarnya.

Adapun lokasi keberadaan sarang tawon bervariasi, mulai dari atap rumah, hingga di pohon. Namun, lokasinya selalu berdekatan dengan permukiman warga.

Baca Juga :

Menurut dia, proses evakuasi sangat penting. Karena, jika tidak sangat berbahaya kepada untuk warga sekitar. Apalagi, sarang tawon berjenis vespa affinis maupun Ndas itu sangat membahayakan dan bisa menyebabkan kematian. Rata-rata mereka yang tersengat, mengalami bengkak pada bagian yang tersengat dan juga kondisi badan panas.

“Ini bahaya, jika pakai krim atau minyak tawon tidak sembuh juga. Harus segera dibawa ke puskesmas atau klinik, jalan terakhir bawa ke rumah sakit,” tandasnya. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.