Kota Bekasi Waspadai Pengguna Skuter Listrik

indopos.co.id – Polres Metro Bekasi Kota mulai mewaspadai penggunaan skuter listrik atau otopet di jalan-jalan di Kota Bekasi. Sebab, penggunaannya bukan katagori kendaraan bermotor.

“Jadi penggunaan skuter listrik harus ada ketentuannya; tidak sembarangan,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polres).Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Ojo Ruslani, Minggu (8/12/2019).

Baca Juga :

Ojo mengaku, keberadaan skuter listrik dianggap sebagai kendaraan mobilitas personal, bukan kendaraan bermotor. Dan untuk standar penggunanya sendiri harus diatas 17 tahun ke atas. “Termasuk penggunaannya harus menggunakan pelindung siku, helm, dan pelindung siku,” katanya.

Selain itu, penggunaan skuter listrik juga harus ada klasifikasi jalan. Sebab, penggunaanya hanya bisa digunakan di jalan tertentu yang telah mendapatkan izin dari pengelola kawasan. “Apabila pengendara skuter listrik berkendara bukan pada jalur yang ditetapkan, maka polisi tak sungkan menilang pengguna alat itu,” kata Ojo.

Baca Juga :

Saat penilangan, petugas akan mencantumkan identitas pelanggar dan skuter listrik tersebut. Dan hasilnya, penilangan setiap harinya akan dilaporkan kepada Seksi Gar Subdit Gakkum, disertai dokumentasi. “Sedangkan identitas skuter listrik yang dicantumkan adalah nomor seri yang tertera pada skuter listrik itu,” jelas dia.

Perlu diketahui, pasal yang diterapkan dalam penggunaan skuter listrik yaitu pasal 282 jo 104 ayat (3) menyebutkan setiap pengguna jalan yang tidak mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas Polri untuk berhenti dalam keadaan tertentu untuk ketertiban dan kelancaran lalu lintas akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan dan denda paling banyak Rp250 ribu. (dny)

 

Baca Juga :

loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.