Alexa Metrics

Investor Suntik Dana Rp1,5 Triliun untuk Kembangkan Pelabuhan Rembang dan Kendal

Investor Suntik Dana Rp1,5 Triliun untuk Kembangkan Pelabuhan Rembang dan Kendal PT Bangun Arta Kencana dan Solentanche Bachy International dan Relecom and partner, Selasa (10/12/2019) menandatangani nota kesepahaman untuk mengembangkan pelabuhan. Perusahaan asal Prancis itu akan berinvestasi hingga 100 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun. Foto: Deri Ahirianto/INDOPOS

indopos.co.id – Investor asing semakin banyak melirik Jawa Tengah (Jateng) untuk berbisnis. Termasuk investasi di bisnis Pelabuhan Rembang Terminal Sluke dan Pelabuhan Kendal.

Itu setelah PT Bangun Arta Kencana dan Solentanche Bachy International dan Relecom and partner, Selasa (10/12/2019) menandatngani nota kesepahaman untuk mengembangkan pelabuhan tersebut. Perusahaan asal Prancis itu akan berinvestasi hingga 100 juta euro atau sekitar Rp1,5 triliun untuk percepatan pengembangan pelabuhan tersebut. Serta memberikan dukungan langsung dibidang engineering, procurement dan construction (EPC).

“Dengan masuknya investasi ini, kita bisa percepat pembangunan. Kita buktikan kita bisa. Perusahaan yang investasi ini terbesar 3 di dunia. Perusahaan mereka berkelas. Kita berhasil meyakinkan mereka untuk investasi di Jateng,” ujar Mindo, usai penandatanganan nota kesepahaman, di Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Dia menambahkan, sebagai pengusaha swasta, sangat senang mendapatkan kepercayaan dari investor asing. “Namun kami tetap membutuhkan dukungan pemerintah untuk bersama-sama membangun negeri. Melalui percepatan pembangunan infrastruktur,” jelas Mindo.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Rembang Kencana Prahara Firdausi mengatakan, investor asing tersebut telah berpengalaman di seluruh dunia. Dengan masuknya investasi, dalam waktu enam bulan pihaknya akan mulai membangun pembenngan pelabuhan.

“Pangsa pasar Pelabuhan di Rembang sangat besar. Misalnya untuk material curah, tambang, mesin dan lainnya. Untuk kegiatan bongkar paling banyak batubara,” ujar Firdausi.

Diketahui, sebagai pendukung Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Pelabuhan Kendal dan Pelabuhan Rembang memiliki peran yang sangat strategis. Misalnya memperlancar pergerakan barang, khususnya barang curah padat maupun curah cair. Pelabuhan Rembang akan mendorong tumbuhnya kawasan industri baru di sepanjang pantai utara Jawa Tengah, sebelah timur.

Sementara itu, CEO Soletanche Bachy International Jean Luc Gobert mengatakan, pihaknya senang bisa berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Menurutnya, sebagai negara kepulauan, pelabuhan memiliki peran yang penting menggerakan perekonomian.

“Kami memiliki pengalaman dalam pembangunan banyak pelabuhan di seluruh dunia,” pungkasnya. (dai)



Apa Pendapatmu?