Harkodia 2019, BPJAMSOSTEK Mampang Ajak Berani Jujur

indopos.co.id – Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang, Jakarta Selatan memperingati Harkodia (Hari Antikorupsi Dunia) pada Rabu (11/12/2019). Dalam kegiatan tersebut baik karyawan maupun peserta yang hadir di kantor cabang sepakat untuk melawan segala bentuk korupsi.

Kegiatan tersebut diawali dengan pemaparan dukungan antikorupsi oleh Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang Ali Mugni T. di ruang pelayanan kantor cabang. ” Hakordia jatuh setiap tanggal 9 Desember. BPJAMSOSTEK sepenuhnya mendukung gerakan antikorupsi ini. Kami juga berharap kepada Bapak/Ibu turut mendukung gerakan ini dengan tidak memberikan tips apapun kepada petugas kami,” ungkap Ali.

Menurut Ali, di BPJAMSOSTEK sudah lama menerapkan budaya antikorupsi. Salah satunya tidak mengenal jasa calo untuk setiap layanan di BPJAMSOSTEK. ”Seperti halnya pengambilan salod JHT itu tidak boleh diwakilkan oleh pihak manapun. Langkah tersebut salah satu tujuannya untuk menghindari praktik percaloan,” ungkap Ali.

Ali mengatakan, sukses budaya antikorupsi di jajaran BPJAMSOSTEK harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Yaitu antara pihak karyawan BPJAMSOSTEK dan peserta. ”Alhamdulillah selama ini tidak ada temuan atau praktik korupsi di kantor cabang kami. Hal ini menjadi sebuah kebangaan dan harapannya terus terjaga sampai kapanpun. Jangan sampai ada korupsi. Seperti semboyan di Gedung KPK, ’berani jujur itu hebat’,” ucap Ali.

Baca Juga :

Menurut Ali untuk menjauhkan praktik korupsi, pihaknya menerapkan kinerja berbasis kepuasan peserta. Sehingga ukuran capaian kinerja adalah kepuasan peserta. ”Dengan begini tidak ada dalam pikiran kita untuk koruspi. Karena kita selalu berpikir bagaimana cara kita meningkat pelayanan dan inilah nilai dari kinerja kita,” paparnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan di dinding dukungan antikorupsi dan pengisian surat dukungan antikorupsi oleh karyawan dan peserta klaim BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang. Peserta yang bertandatangan di dinding dukungan antikorupsi dan mengisi surat dukungan antikorupsi mendapatkan suvenir tumbler antikorupsi.

Ali mengatakan, semangat antikorupsi harus tertanam dalam diri setiap orang sedini mungkin. Sehingga lama kelamaan menjadi budaya di Indonesia sehingga negara ini semakin bersih dari korupsi. ”Memperingati Harkodia setiap tahunnya juga kami lakukan sebagai salah bentuk perlawanan kami terhadap budaya korupsi. BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang juga menandatangani pakta integritas dalam dukungan antikorupsi ini,” tegas Ali.(dni)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.