Seribu Pelajar Deklarasi Rindu Pelajaran PMP

indopos.co.id – Lebih dari seribu pelajar dari 28 SMA/SMK di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara mendeklarasikan kerinduannya terhadap Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Deklarasi berlangsung di acara Seminar Nasional Kita Pancasila dengan Tema Penanaman Nilai-nilai Pancasila sejak Dini dalam Mencegah Paham Radikalisme dan intoleransi di Tanah Negeri Beradat, Sabtu (14/12/2019).

Acara yang diselenggarakan oleh Rumah Aspirasi Milenial (RAM) ini juga di hardiri oleh Wakil Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo, Kapala Subdirektorat Intelkam Polda Sumatera Utara Ahyan, TGB Ahmad Sabban El Rahmany Rajagukguk, serta perwakilan dari Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Serdang Bedagai.

Baca Juga :

Dalam sambutannya Founder RAM Elvi Yuliana menjelaskan tujuan diselenggarakannya seminar nasional adalah untuk mumbuhkan kesadaran dan generasi milenial menjadi motor penggerak dalam pembumian Pancasila. ”Tujuannya untuk menambah kesadaran generasi milenial serta masyarakat luas dan mejaga Pancasila. Generasi milenial juga harus jadi motor penggerak dan menjadi contoh dalam pembumian Pancasila,” tutur Elvi.

Wakil Gubernur Kabupaten Serdang Bedagai Darma Wijaya dalam sambutannya menjelaskan bahwa penanaman ideologi Pancasila harus ditanamkan sejak dini. ”Penanaman Ideologi Pancasila harus dilakukan sejak dini. Hal ini bertujuan untuk mencegah bibit-bibit intoleransi dan radikalisme,”jelasnya.

Baca Juga :

Selain itu, Darma Wijaya juga menegaskan bahwa generasi milenial harus bisa membangun benteng yang kokoh dalam menangkal efek negatif dari kemajuan era digital saat ini. Kapala Subdirektorat Intelkam Polda Sumatera Utara Ahyan menjelaskan penyebaran radikalisme mudah dilakukan di era digitalisasi.

”Di eradigitalisasi seperti sekarang sangat mudah dilakukan baik melalui media cetak maupun elektronik,” jelasnya. TGB Ahmad Sabban menegaskan masyarakat Indonesia harus Ukhuwah Wathaniyah yaitu menjaga kerukunan bernegara bersaudara sesama manusia. ”Harus Ukhuwah Wathaniyah yaitu kita semua bersaudara dengan sesama manusia. Satu indonesia,” tegasnya.

Selain itu, dirinya juga menjelaskan generasi milenial harus mampu memfilter segala informasi yang didapatkan khususnya di era digital sekarang ini. ”Generasi milenial harus mampu memfilter informasi yang masuk tidak boleh menerimanya mentah-mentah. Hentikan hoaks dan berita bohong dan merugikan masyatakat,” tegas TGB Ahmad Sabban

Senada dengan hal tersebut Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo juga menegaskan generasi milenial harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dengan konten positif. ”Generasi milenial harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan konten positif yang menarik, informatif, dan edukatif,” tegas Benny.

Benny menambahkan seluruh anak bangsa harus menampilkan konten positif yang bisa merepresentasikan keindahan perbedaan, kebudayaan, dan kebudayan dan melawan semua dampak negatif yang tidak Pancasilais.(dni)

1 Komentar
  1. indri berkata

    Di spesial menyambut Natal & Tahun baru Buruan Dapatkan TAMBAHAN FREECHIPS 5% LANGSUNG SETIAP KALI DEPOSIT BERKELIPATAN 100K hanya di (BOLA165,CO) sekarang juga guys. . .???

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.