Resmi Selesaikan Transfer Minamino, Liverpool Tanpa Van Dijk Hilang Ketenangan

indopos.co.id – Liverpool telah mengonfirmasi transfer gelandang serang asal Jepang Takumi Minamino dari klub Austria Red Bull Salzburg, Kamis (19/12/2019).

Pemain berusia 24 tahun itu sudah menjalani tes medis dan menyetujui persyaratan personal dengan pemuncak klasemen Liga Premier itu Rabu (19/12/2019) setelah menebus klausul rilisnya sebesar 7,25 juta poundsterling (sekitar Rp132 miliar).

Baca Juga :

“Ini mimpi, impian saya menjadi pemain Liverpool. Dan saya sangat gembira bahwa momen itu menjadi kenyataan,” kata Minamino dalam situs resmi Liverpool yang dilansir SKy Sports.

Bermain di Liga Premier adalah salah satu targetnya. “Saya rasa ini adalah liga kelas atas di dunia. Saya berpikir bila karier saya sebagai pemain sepak bola berkembang dengan lancar, suatu hari nanti saya akan bisa bermain di Inggris,” pujinya.

Baca Juga :

Namun, dia tidak pernah menyangka akan bisa bermain di tim ajang liga Inggris (Premier League) dan dia sungguh menyenanginya. “Saya menantikannya dan itu nyata sekarang,” belanya.

Liverpool baru bisa mendaftarkan Minamo saat bursa transfer Januari dibuka. Minamino bermain mengesankan melawan Liverpool pada Liga Champions musim ini, mencetak gol di Anfield ketika Salzburg finis ketiga di belakang The Reds dan Napoli untuk lolos ke Liga Europa.

Baca Juga :

Respons Cerdas Fabinho Bikin Werner Jadi Flop

Ia juga mencetak lima gol dan enam assist di Bundesliga Austria musim ini untuk pemuncak klasemen Salzburg.

Mantan gelandang Liverpool Harry Kewell menyebut Liverpool kehilangan ketenangan yang selama ini dihadirkan bek Virgil van Dijk saat menang 2-1 melawan klub Meksiko Monterrey pada semifinal Piala Dunia Klub, Rabu malam (18/12/2019) waktu setempat.

Van Dijk absen pada laga itu karena sakit dan manajer Juergen Klopp memaksa menarik ke belakang gelandang Jordan Henderson untuk mengisi pertahanan ketika saat bersamaan dengan bek tengah Dejan Lovren dan Joel Matip juga absen karena cedera.

Liverpool menang lewat gol menit terakhir setelah pemain pengganti Roberto Firmino membuat gol dari rekan satu timnya Naby Keita disamakan oleh gol Rogelio Funes Mori. Kewell menyatakan bekas timnya itu terlihat jauh tidak nyaman tanpa kehadiran Van Dijk.

“Saat saya menyaksikan Liverpool, saya melihat Virgil terus-terusan berbicara dengan semua orang di sekelilingnya. Dia selalu berkomunikasi dengan semua full back dan orang-orang di depan dia,” kata Kewell yang menjadi bagian dari skuat Liverpool yang kalah pada final Piala Dunia Klub 2005, kepada BBC Sport seperti dikutip Reuters.

“Ya orang memang membicarakan dia sebagai bek hebat karena dia bisa menenangkan di belakang dan nyaman membawa bola, tapi tugas pertama bek adalah bertahan, dan dalam kasus Van Dijk, adalah juga mengorganisir seluruh pertahanannya,” katanya.

Dia menambahkan, “Itulah yang paling hilang dari Liverpool saat melawan Monterrey. Tidak ada yang memiliki visi pertahanan atau kemampuan meredam bahaya seperti dia punya.”

Tim asuhan Klopp akan ditantang klub Brazil Flamengo pada final Sabtu esok yang merupakan ulangan Piala Intercontinental 1981 ketika tim yang diinspirasi Zico membabat Liverpool 3-0 di Tokyo.

“Jelas mereka butuh dia (Van Dijk) kembali masuk tim untuk melawan Flamengo — jika dia bugar, Liverpool akan tenang dan nyaman di belakangan dan semua orang akan jauh lebih tenang,” sambung Kewell. (ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.