Revitalisasi Pantai Air Manis “Malin Kundang” Dekati Penyelesaian

indopos.co.id – Upaya Pemkot Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dalam melakukan revitalisasi Pantai Air Manis yang dikenal memiliki legenda “Malin Kundang” kini mendekati penyelesaian dengan pengerjaan yang sudah mencapai 90 persen berupa pembuatan pedestarian, meninggikan kapal dan tubuh Malin Kundang serta pembuatan jembatan.

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah mengatakan, sebelum dilakukan revitalisasi pengunjung mesti melewati bentangan pasir untuk mencapai lokasi legenda Malin Kundang.

Baca Juga :

Inikah Cara Menteri BUMN Sindir Ahok?

“Pengerjaan revitalisasi ini agak terlambat dari waktu semestinya sehingga diperpanjang selama 50 hari dan kegiatan dibiayai APBN,” kata Mahyeldi yang sedang melakukan kunjungan ke Pantai Air Manis untuk memantau perkembangan dari revitalisasi tersebut, Rabu (25/12/2019).

Sedangkan di lokasi legenda itu, warung penjual makanan sudah terlalu dekat bahkan berada di atas bongkahan kapal. Pasir tebal juga menutupi bangkai kapal dan batu Malin Kundang itu sendiri.

Baca Juga :

“Kawasan sekitar Batu Malin Kundang akan ditinggikan lagi dan dibuat jalur airnya agar air tidak masuk dan objek Batu Malin Kundang bisa lebih terjaga. Agar objek wisata tersebut tidak rusak, kami mengimbau masyarakat untuk mendisiplinkan diri masing-masing dengan menjaga objek wisata di Kota Padang ini serta membuang sampah pada tempatnya,” harapnya.

Dengan adanya proses revitalisasi dan rehab lokasi pantai, peluang meningkatkan perekonomian pedagang sekitar area pantai. Keindahan suasana objek wisata ini akan meningkatkan jumlah wisatawan. Nantinya bagi pedagang di fasilitasi dengan tempat yang strategis.

Baca Juga :

Kota Padang kaya akan objek wisata dilihat dari keindahan suasana, pantai air manis salah satunya yang banyak dikunjungi. Mereka berkunjung membayar tiket masuk dengan tarif Rp10 ribu per orang.

Walaupun kondisi cuaca terkadang tidak bersahabat pengunjung tetap menjadikan sebagai tempat bersantai. Akhir pekan dan waktu liburan membuktikan objek wisata dengan kunjungan terbanyak.

Apalagi sudah dibenahi dengan baik. Pengunjung disuguhkan oleh wahana permainan seperti ojek pantai, motor viar, ombak pantai, background foto, hamparan laut, dan batu malin kundang.

Menurut Nia pengunjung sangat menikmati suasana pantainya, air ombak, pasir pantai juga batu Malin Kundang menjadi pembeda dari objek wisata lainnya namun, saat ini tidak jelas bentuknya, tidak terawat butuh renovasi hingga menarik wisatawan. (ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.