Cerita Driver Ojol yang Tewas Tertimpa Reklame di Cengkareng

indopos.co.id – Ruslianto, (29), korban kejatuhan reklame hingga tewas meninggalkan dua orang anak. Kini, suasana rumah di Jalan Pertamina B RT 02 RW 07 Kelurahan Jati Raden, Jati Sampurna, Kota Bekasi masih dipenuhi pelayat.

Seperti yang diketahui, Ruslianto merupakan driver ojek online (Ojol) tewas seketika setelah tertimpa ambrukan reklame di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/12/2019).

Baca Juga :

“Saya dapat kabar kalau ayah terkena musibah dari teman ayah. Karena kondisinya sedang dibawa ke RSUD Cengkareng,” kata anak pertama korban, Chandra Yoga (16), Minggu (29/12/2019).

Yoga menjelaskan, sosok Ruslianto, merupakan ayah yang suka bergaul dengan para tetangganya. Supel dan ramah karakternya dikenal masyarakat sekitar. “Ayah baik ke semua orang, saat keluarganya sakit dia selalu membantunya,” ujarnya.

Baca Juga :

Sementara itu, Ketua Umum Relawan Driver Ojol Muhammad Reza Saleh menjelaskan, saat kejadian korban tengah berkendara sepeda kotor dalam kondisi hujan. Saat itu korban memang sedang membawa pesanan pengantaran barang.

“Yang saya tau pada saat itu korban Lagi membawa order express go express dari Taman Palem ke Thamrin City,” jelas Reza.

Baca Juga :

Namun, di tengah perjalanan korban memilih berteduh di bawah papan reklame. Tak berselang lama, papan reklame berukuran 7×5 meter di Jalan Daan Mogot Raya roboh dan menimpa korban.

Melihat kejadian itu, para pengemudi ojol yang sedang berada di lokasi segera berupaya mengevakuasi korban yang tertindih papan reklame tersebut. Saat berhasil dievakuasi, para driver kemudian membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng.

“Namun, di dalam perjalanan tim medis menyatakan jika nyawa Ruslianto sudah tidak dapat tertolong akibat pendarahan dan hantaman reklame di tubuhnya,” katanya.

Dari situ, kata dia, para driver mengabarkan pihak keluarga soal musibah yang terjadi dan langsung mengantarkan jenazah Ruslianto ke rumah duka. Kini jenazah korban telah dikebumikan di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/12/2019.

“Kami turut prihatin dari musibah yang dialami oleh korban. Dan semoga bisa menjadi pelajaran juga bagi masyarakat serta para driver agar lebih berhati-hati apabila memilih tempat berteduh,” tandasnya. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.