Nilai Tukar Rupiah Bergerak Melemah Jelang Rilis Data Inflasi

indopos.co.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi bergerak melemah menjelang rilis data inflasi.

Pada pukul 10.26 WIB, rupiah bergerak melemah 36 poin atau 0,26 persen menjadi Rp13.902 per USD dibanding posisi sebelumnya di posisi Rp13.866 per USD.

“Inflasi kemungkinan akan terkendali sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah, dalam beberapa waktu terakhir terdapat kekhawatiran yang besar bahwa tingkat konsumsi masyarakat Indonesia sedang berada di tingkat yang rendah. Hal ini tercermin dari rendahnya angka inflasi,” kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Pada Kamis siang ini (2/1/2020) setelah jam makan siang, Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan merilis angka inflasi periode Desember 2019 sekaligus angka inflasi untuk keseluruhan tahun 2019.

Baca Juga :

Rupiah Menguat

Ibrahim menuturkan pasar juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah dan aparat keamanan karena malam Tahun Baru 2020 cukup kondusif walaupun diwarnai dengan hujan lebat dan petir di mana-mana yang mengakibatkan banjir di Jabodetabek.

“Yang ditakutkan oleh pemerintah dan aparat keamanan adalah terjadi teror bom namun hal tersebut tidak terjadi mengakibatkan optimisme pasar kembali positif untuk stabilitas keamanan dalam negeri, sehingga arus modal asing akan kembali masuk di perdagangan awal tahun,” katanya.

Baca Juga :

Dari eksternal, ekonomi global di 2020 diprediksi akan kembali stabil setelah pasar optimistis bahwa kesepakatan perdagangan Fase I antara AS-Tiongkok. Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa fase pertama dari kesepakatan perdagangan Amerika dengan Tiongkok akan ditandatangani pada 15 Januari 2019 di Gedung Putih.

Ibrahim memperkirakan rupiah pada Kamis ini akan bergerak di kisaran Rp13.863 per USD hingga Rp13.905 per USD.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp13.895 per USD dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.901 per USD. (ant)

 
Ilustrasi mata uang Rupiah dan USD. DOK Indopos

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.