Sejak Banjir, Nomor ‘Call Center’ Tanggap Bencana Bekasi Malah Mati Total

indopos.co.id – Sejumlah korban banjir di Kota Bekasi kesulitan mengakses nomor kontak darurat bencana yang disebar di wilayah Bekasi. Padahal, terdapat delapan nomor yang diberikan untuk bantuan evakuasi warga dalam peristiwa banjir, sejak Rabu (1/1/2020).

“Bukan nada sibuk, ini malah nada telepon mati,” kata Ruth salah seorang warga Perumahan Pondok Hijau Permai (PHP), Kamis (2/1/2020).

Baca Juga :

Padahal, kata Ruth kondisi perumahannya masih tergenang banjir hingga 100 centimeter. Namun, dirinya sudah berhasil keluar dari kepungan banjir. “Kemarin sudah berhasil dievakuasi sore hari, itu juga sudah lemas dan lapar,” katanya.

Hal senada juga dikatakan, Dian, salah satu warga Bantar Gebang. Dia mengakui sudah berusaha membantu keluarganya evakuasi dari kepungan banjir tak satupun nomor tanggap darurat bencana berhasil dihubungi.

Baca Juga :

“Ini karena engga diclusterin. Jadi misalnya dia Bekasi perumnas 3 ternyata yang dikontak posisinya di Kemang Pratama. Harusnya ya dibagi perwilayah jadi gampang juga,” kata dia.

Menurut dia, nomor tanggap bencana di Kota Bekasi paling tidak efektif. Bahkan, sebagain warga harus minta tolong dari media sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram.

“Semoga bisa bahan evaluasi sehingga bisa lebih tanggap bencana,” tandasnya. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.