Ditjen Dukcapil Ganti Dokumen Kependudukan yang Rusak Karena Banjir di Jakarta Utara

indopos.co.id – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar operasi tanggap bencana terkait musibah banjir yang melanda sejumlah kawasan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Adapun yanggap bencana yang dilakukan Ditjen Dukcapil dilakukan dengan mendata serta mengganti dokumen kependudukan yang hilang dan rusak akibat terendam banjir.

Baca Juga :

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Prof. Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, hal itu rutin dilakukan Dukcapil setiap ada bencana. Seperti gempa Nusa Tenggara Barat (NTB), Tsunami di Banten dan Lampung, Sulawesi Tengah dan lainnya.

“Kita langsung bergerak aktif mendata dan mengganti dokumen yang hilang rusak tersebut dengan gratis,” ujarnya saat berkunjung langsung ke Posko Pelayanan Administrasi Kependudukan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1/2020).

Dalam kunjungannya Zudan Arif didampingi Sekretaris Ditjen Dukcapil I Gede Suratha, para eselon 2 Ditjen Dukcapil serta Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Dhani Sukma, Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim Sinurat. Dalam kunjungan tersebut Zudan secara simbolis membagikan KTP-el, KK, Akta Kematian dan sempat berdialog dengan sejumlah penduduk serta pengurus RW setempat.

Di Kelurahan Pejagalan tak kurang 2 ribu Kepala Keluarga atau sekitar 5 ribu jiwa masih terdampak banjir. Dari 5 RW yang ada wilayah yang paling parah berada di RW 12 dan 13 dengan ketinggian banjir yang masih menggenang setinggi 1,5 – 2 meter.

Baca Juga :

Tes SKB CPNS Berpedoman Protokol Kesehatan

Sementara itu, Ketua RW 12, Sumitra mengatakan dokumen kependudukan yang rusak terendam sekira 1.000 kartu keluarga, akta lahir dan dokumen kependudukan lainnya. Pihaknya kata dia sudah meworo-woro warganya bisa mengurus dokumen yang rusak tersebut dan akan diganti dengan yang baru di posko yang tersedia. Di sana terparkir mobil layanan adminduk milik Sudin Dukcapil Jakarta Utara.

Kasudin Dukcapil Jakarta Utara Erik Polim menambahkan mobil layanan ini bakal stand by seminggu ke depan melayani kebutuhan warga.

“Hari ini belum banyak masyarakat yang mendaftar lantaran masih sibuk membersihkan rumah dan belum memikirkan dokumen kependudukan mereka yang rusak,” ujarnya. (dai)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.