Menko PMK: Tidak Mungkin Saya Kunjungi Seluruh Wilayah Terdampak Banjir

indopos.co.id – Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar keselamatan warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor harus diutamakan.

“Pengertian keselamatan ini bukan hanya dalam arti memberikan pertolongan saja. Tetapi pelayanan dasar terhadap yang terdampak juga harus mendapat perhatian,” katanya saat memimpin rapat koordinasi tingkat menteri di Kementerian Koordinator (Kemenko) PMK Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Pelayanan dasar yang harus menjadi perhatian pemerintah di antaranya kesehatan, pangan, tempat tinggal serta keberlangsungan belajar untuk para anak-anak terdampak banjir dan tanah longsor.

Kemudian, Presiden Jokowi juga menginstruksikan agar melakukan normalisasi fasilitas umum, akselerasi kerja sama pemerintah pusat dan provinsi dalam menanggulangi bencana banjir.

Baca Juga :

Selanjutnya, Presiden menginstruksikan agar masyarakat untuk hati-hati menghadapi bencana banjir di beberapa daerah terutama mengantisipasi adanya banjir susulan.

“Instruksi Presiden ini harus dilakukan secara bersama dan saling bersinergi,” katanya.

Baca Juga :

51 Rumah Sakit Swasta dan BUMN Siaga Covid-19

Apalagi, katanya, seluruh kementerian dan lembaga telah diminta untuk saling bersinergi sesuai peran masing-masing dalam menanggulangi bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Jabodetabek dan Banten.

Ia menambahkan pada 2 Januari 2020 bersama Kepala BNPB telah melakukan tinjauan ke beberapa lokasi yang terdampak banjir dan tanah longsor.

“Ini untuk sampel saja, karena tidak mungkin saya mengunjungi seluruh wilayah terdampak banjir,” kata Muhadir Effendy.

Hingga kini, sebanyak 12 daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor sudah menetapkan status tanggap darurat yang tersebar di Jawa Barat dan Provinsi Banten. (ant)

 

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.