Jalan Terputus Akibat Longsor, Hambat Layanan Medis dan Distribusi Logistik ke Warga

 

indopos.co.id  – Tim Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa dengan beberapa relawan medis memberikan layanan pemeriksaan serta pengobatan gratis terhadap para pengungsi. Menurut pendataan atas hasil pemeriksaan, penyakit terbanyak adalah gatal-gatal terhadap anak-anak, disusul luka dan cidera ringan akibat jalanan yang licin.

Baca Juga :

Sulitnya jalur evakuasi akibat terputus longsor sejak Rabu (1/1/2020) , mengakibatkan para masyarakat korban longsor tidak dapat terevakuasi. Disaster mangement Center Dompet Dhuafa http://bit.ly/2Qg9ucg bersama para relawan dan warga mencoba membuka jalur baru agar semuanya dapat menuju daerah landai. Akhirnya, jalur darurat berhasil dibuka untuk menuju Kampung Citumbuk Desa Cisarua. Senin (06/01/2019)

Hasanuddin (65), warga Kampung Citumbuk menyebutkan, “ada dua longsor yang menyebabkan akses dari tiga kampung itu terputus. Pertama longsor menutup jalan, satunya jalannya juga ikut longsor. Alhamdulillah Jum’at sudah selesai dibangun jalan alternatif. Kemudian hari sabtu warga sudah berhasil turun semua. Jika terjadi hujan lebat lagi, tak menutup kemungkinan longsor akan terjadi dan menghanyutkan rumah-rumah warga. Pasalnya, ketiga kampung tersebut berada di tengah-tengah antara dua jurang yang sudah longsor”.

Baca Juga :

Sebanyak tiga kampung di sekitar Desa Cisarua mengalami dampak longsor akibat banjir deras beberapa hari lalu. Ketiga kampung tersebut di antaranya Kampung Parigi Desa Cisarua, Cimaghrib Desa Malasari dan Nyungcung Desa Malasari. Terlihat rumah-rumah begitu sepi seperti sudah tak berpenghuni. Meski begitu, masih ditemui beberapa warga memilih tetap berjaga di rumah. Alasannya, mengamankan harta benda yang tersisa untuk menjaga pertanian serta peternakan mereka.

Baca Juga :

“Ada beberapa pasien memang yang membutuhkan penanganan khusus. Oleh itu besok atau lusa tim LKC akan datang kembali”, sebut dr.Sigit perwakilan tim LKC.

Di sisi lain, Tim Dapur Umum (DU) mendistribusikan makanan berupa bubur kacang ijo sebanyak 400 Porsi, dan makan berat sebanyak 765 porsi. (mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.