Cegah Banjir, KLHK Akan Perbaiki Ekosistem DAS

indopos.co.id – Untuk mencegah banjir di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), pemerintah melakukan sejumlah hal. Misalnya di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan memperbaiki ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS)

“Kita melihat dari kejadian banjir di Jabodetabek pada awal tahun, dari 13 DAS, ada tiga DAS yang paling dominan menyebabakan banjir. Yakni DAS Ciliwung. Cisadane dan DAS Kali Bekasi. Presiden telah menginstruksikan KLHK untuk memperbaiki ekosistem DAS. Seperti rehabilitasi lahan, konservasi air. Juga pembapuatan dam penahan dan pengendali. Serta sumur resapan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung, KLHK Hudoyo di kantor KLHK Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Baca Juga :

KLHK: WWF Rugikan Reputasi Sendiri

Menurutnya, untuk DAS ciliwung kawasan hutannya saat ini hanya 8 persen. Dari seluruh DAS yang berjumlah 5335,5 hektar. Sedangkan 92 persen lainnya adalah areal penggunaan lain. Untuk DAS Cisadane luasnya  34.768,2 hektar. Kawasan hutannya hanya 17 persen,83 persen penggunaan lainnya,” jelas Hudoyo.

Sedangkan DAS Kali Bekasi luasnya 16.108 hektar. Saat ini masih ada 38 persen kawasan hutan.

“Dalam lima tahun kedepan akan dilakukan konservasi DAS. Kita fokus juga dalam pengendalian sampah. Kita juga berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk infrastruktrur. Terutama yg besar untuk waduk, bendungan. Juga dengan pemda,” beber Hudoyo.

Dia menambahkan, untuk di daerah hulu pihaknya akan bangun dam penahan dan pengendali sebanyak mungkin untuk daerah Jakarta dan sekitarnya. “Banjir sebenarnya  bukan masalah baru di jakarta. Dari dulu sudah ada. Sekarang bagaimana pengendaliannya. Dari KLHK yang akan kita lakukan salah satunya konservasi DAS,” pungkasnya. (dai)

Baca Juga :

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.