Panen Jagung Ketan, Thia Apresiasi Inovasi Produk Pertanian Holtikultura

indopos.co.id – Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus berinovasi dalam mengembangkan bidang pertanian. Kali ini, melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) mengembangkan dan menambah produk unggulan berupa jagung ketan yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes.

Upaya ini pun telah membuahkan hasil. Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Muba Thia Yufada Dodi Reza bersama Kepala Dinas TPHP Thamrin memanen hingga bakar jagung ketan.

Baca Juga :

Bank Mantap Angkat Komisaris Baru

“Selain jagung ketan ini yang bermanfaat untuk kesehatan, di Taman Agro kita bisa berinovasi menanam produk unggulan Kabupaten Muba seperti pohon Gambir,” ucap Thia di Taman Agro Inovasi Sekayu, Kabupaten Muba, Selasa (14/1/2019).

Sementara itu, Thamrin menjelaskan, tanaman jagung ketan dikembangkan oleh para petani dengan masa panen 4 bulan sekali. Dia juga menilai, jagung ketan ini direspon positif oleh masyarakat karena memiliki manfaatkan bagi kesehatan tertanam bagi penderita diabetes.

Baca Juga :

Pemkab Muba Berkomitmen Cegah Karhutla

Dikatakan, jagung ketan ini memiliki senyawa tertentu dalam jagung yang mampu menurunkan risiko serangan penyakit. Lalu rasanya juga lebih pulen dibandingkan jagung manis biasanya. “Rasanya sama dengan ketan. Air rebusannya memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan,” urainya.

“Tanaman ini akan terus dikembangkan. Disamping kami juga terus menambah varietas tanaman unggulan lainnya,” imbuh Thamrin.

Baca Juga :

Oriflame Luncurkan Parfum Eclat Style

Di sisi lain, lanjutnya, Taman Agro seluas 5 hektar itu bisa di taman berbagai taman dan buah, tanaman toga, serta beberapa jenis bunga. Dia mengklaim, inovasi jagung ketan sangat berhasil. “Bahkan, tanaman ini di tampilkan pada Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan XIII tingkat Provinsi Sumatera Selatan,” pungkasnya. (srv)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.