BPJAMSOSTEK Serahkan Manfaat di Awal 2020

indopos.co.id – Risiko kecelakaan kerja bisa terjadi pada setiap pekerja tanpa melihat tempat dan waktu. Seperti risiko yang dialami salah satu pimpinan PT Adi Caraka Tirta Containerline. Pimpinan perusahaan tersebut meninggal dunia pada saat menjalani rangkaian kegiatan bakti sosial dan perjalanan bisnis bersama mitra perusahaannya di Kabupaten Sumba Barat Daya dan Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Almarhum peserta BPJAMSOSTEK yang terdaftar di Kantor Cabang Rawamangun. Dengan begitu ahli waris almarhum berhak mendapat manfaat kepesertaan BPJASMSOSTEK almarhum. Antara lain, manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT), manfaat Program Jaminan Pensiun (JP) yang diberikan secara lumpsum, dan manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) berupa santunan kematian sebesar 48 kali upah yang dilaporkan ke BPJAMSOSTEK, santunan berkala yang dibayar sekaligus dan beasiswa anak.

Santunan tersebut diserahkan oleh Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Cotta Sembiring yang didampingi oleh Asisten Deputi Bidang Pelayanan BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Merry Triwisatawati, dan Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala Kantor Cabang (Kakacab) BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun Irsan Sigma Octavian, di Kantor PT Adi Caraka Tirta Containerline, Sunter, Jakarta Utara, Rabu (15/1/2020).

Cotta Sembiring mengungkapkan bela sungkawa dan berduka cita atas musibah yang dialami almarhum. Menurutnya, santunan yang diberikan tentunya tidak dapat menggantikan posisi almarhum. ”Namun sebagai bentuk kehadiran negara melalui BPJAMSOSTEK untuk memberikan perlindungan atas risiko kecelakaan kerja. Kiranya santunan yang diberikan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan dan dapat digunakan untuk mewujudkan cita-cita almarhum,” ungkap Cotta.

Baca Juga :

Cotta juga mengapresiasi kepada PT Adi Caraka Tirta Containerline yang tertib administrasi dan iuran. Hal tersebut tentu menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lain untuk turut pula tertib administrasi dan iuran. Menurutnya, BPJAMSOSTEK memberikan perlindungan risiko kecelakaan kerja dan kematian yang semakin baik dari masa ke masa. Manfaat program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) naik sedangkan iuran tidak naik. ”Manfaat naik, iuran tetap sama,” paparnya.

Kenaikan tersebut diatur dalam peraturan pemerintah yang baru yakni Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2015 tentangPenyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Pemberlakuan aturan baru tersebut untuk kejadian yang terjadi semenjak aturan diundangkan pada 2 Desember 2019.

Cotta mengatakan, perubahan yang cukup signifikan pada peraturan yang baru mengenai kenaikan manfaat beasiswa yang sebelumnya untuk satu orang anak dan dibayarkan sekaligus sebesar Rp12.000.000. Kini manfaat beasiswa untuk dua orang anak dan dibayarkan berkala setiap tahunnya sesuai dengan tingkat pendidikan anak peserta dengan total manfaat beasiswa hingga Rp174.000.000. Kenaikan manfaat juga dirasakan pada biaya pemakaman, santunan berkala cacat total tetap/meninggal dunia, biaya transportasi kecelakaan kerja dan santunan sementara tidak mampu bekerja (STMB).

Untuk itulah pentingnya seluruh pekerja di Indonesia termasuk warga negara asing yang telah bekerja minimal selama enam bulan terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK. ”Seluruh pekerja berhak dilindungi program BPJAMSOSTEK, mengingat sangat pentingnya program ini dalam melindungi dan menyejahterakan seluruh pekerja dan keluarganya,” tegas Cotta.

Senada dengan itu, (PPS) Kakacab BPJAMSOSTEK Jakarta Rawamangun Irsan Sigma Octavian, mengatakan pemberian santunan ini merupakan bukti konkret BPJAMSOSTEK dalam memberikan perlindungan kepada setiap pekerja. Pimpinan PT Adi Caraka Tirta Containerline mengalami musibah JKK meninggal dunia saat ada kegiatan dari perusahaan. ”Atas musibah tersebut, kami memberikan santunan JKK 48 kali gaji yang diberikan kepada ahli waris almarhum,” cetusnya.

Sementara pihak perusahaan dan terutama isteri/ ahli waris almarhum mengapresiasi atas direalisasikannya manfaat program BPJAMSOSTEK khususnya program JKK. Dikatakan, respon dari pihak BPJAMSOSTEK mulai dari pelaporan awal hingga realisasi manfaat sangat komunikatif dan membantu pihak perusahaan dan keluarga ahli waris. Pihak perusahaan berharap, program BPJAMSOSTEK dapat memberikan ketenangan bagi tenaga kerja dalam menjalankan tugas dan pekerjaannya.(dni)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.