Dewan Tanggapi Perda Garasi Belum Dibutuhkan di Kota Bekasi

indopos.co.id – Legislator di Kota Bekasi menilai kebutuhan aturan kepemilikan garasi bagi pemilik kendaraan belum terlalu dibutuhkan. Pernyataan itu sekaligus menampik pemerintah daerah harus ikut menjiplak aturan daerah lain.

“Kan tidak bisa selamanya dijiplak kemudian direalisasikan,” kata Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro, Minggu (19/1/2020).

Baca Juga :

Chairoman menambahkan, adanya daerah yang memberlakuan kewajiban pemilik kendaraan memilili garasi karena masyarakat di sana mengeluhkan banyak mobil parkir sembarangan. Atas hal demikian, muncul keresahan masyarakat.

“Jadi kalau seperti itu mungkin dibutuhkan. Nah di Kota Bekasi kalau masyarakatnya memang membutuhkan dan mengganggu, perlu dibuatkan Perdanya,” kata Chairoman.

Baca Juga :

Misalnya, kata dia, spanduk imbauan yang dipasang Pengurus RW 022, Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara. Dengan itu, kata dia, meski tanpa perda masyarakat dapat menyelesaikan masalah tersebut.

“Kecuali, sudah adanya spanduk tersebut akan tetapi masyarakat Kota Bekasi masih belum mempan, baru dijadikan perda ataupun perwal,” jelasnya.

Sebelumnya, spanduk ‘menohok’ soal larangan parkir mobil sembarangan terpasang di jalan lingkungan warga Kampung Bulak Macan RW 022, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Warga resah lantaran jalan setapak itu kerap dijadikan lahan parkir. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.