P31: Penyebab Pesawat Delay Paling Banyak Ditanyakan Penumpang

indopos.co.id – Ketua Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia (P31) Capt. Rizki Budimansyah mengatakan penyebab pesawat delay paling banyak ditanyakan penumpang. Terkadang ada penumpang yang ngotot kenapa harus delay.

“Informasi yang sering ditanyakan penumpang pesawat adalah keterlambatan keberangkatan. Atau delay. Ada 41 item yang menyebabkan keterlambatan pesawat,” ujar Capt. Rizki di acara Aviation Safety Campaign di Lobby Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Senin (20/1/2020).

Menurutnya banyak penumpang tidak mengetahui 41 item penyebab pesawat delay. Karena itu, pihaknya bekerjasama dengan Indonesia Air Traffic Controlers Associatiation (IATCA) membuat aplikasi tentang keselamatan penerbangan. Yakni AVS4R (Aviation Safety 4 Reality) yang dapat di download melalui playstore.

“Aplikasi kita buat, informasi tentang keselamatan penerbangan. Info juga mengapa delay, dan sebagainya. Informasi ini misalnya kenapa harus pakai sabuk pengaman, tidak boleh bawa power bank yang dayanya besar dan sebagainya,” beber Capt. Rizki.

Dia menambahkan, keselamatan penerbangan dimulai dari diri sendiri. Aviation Safety Campaign adalah edukasi untuk masyarakat penerbangan, juga operator penerbangan. “Kami berharap dengan edukasi ini, masyarakat umum semakin banyak yang tahu tentang keselamatan penerbangan,” pungkasnya.

Sementara itu, perwakilan IATCA Izazi mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan P31 mengedukasi keselamatan penerbangan.

Baca Juga :

“Kami organisasi profesi terbesar. IATCA punya 1800 anggota di seluruh Indonesia. Ini program yang bagus. Keselamatan dimulai dari kita. Tagline sederhana, tapi mengena. Pengguna penerbangan, masih banyak yang belum tahu soal standar keamanan. Seperti jendela harus dibuka, pasang sabuk pengaman dan sebagainya,” beber Izazi.

Dia menambahkan, Safety Campaign 4.0 sangat bagus. Pasalnya kalau edukasi hanya seminar sehari, orang mudah lupa. “Namun sekarang inikan setiap orang pakai HP. Jadi bisa tahu dari HP apa itu keselamatan penerbangan,” pungkasnya. (dai)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.