Ditjen Hubla Pantau Aktivitas Tongkang di TNUK Banten

indopos.co.id – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Labuhan memastikan memantau kegiatan lalu lintas tongkang. Termasuk di perairan wilayah Ujung Kulon Provinsi Banten. Sebelumnya pemerhati Kemaritiman dari Indonnesian Maritime Transportation and Logistic Watch (IMLOW) meminta Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, memantau kegiatan lalu lintas tongkang di wilayah tersebut.

Sekretaris Jenderal IMLOW Achmad Ridwan Tento mengatakan, pihaknya menerima informasi dari pegiat Lembaga Penjaga Pesisir Pulau-Pulau Banten (LP3B) bahwa hingga kini di wilayah perairan Pandeglang Provinsi Banten yang berdekatan dengan wilayah Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), berseliweran kapal tongkang bermuatan batubara dari luar pulau Jawa melalui jalur laut selatan menuju fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di daerah itu.

“Kondisi ini, berdampak negatif pencemaran lingkungan maritim dan TNUK, lantaran cukup sering kapal-kapal tongkang bermuatan batu bara itu terdampar di TNUK akibat faktor cuaca buruk,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPP Labuhan Mastur mengatakan terkait lalu lintas kapal yang membawa batubara ke PLTU yang melewati TNUK semua kapal itu di pastikan tujuannya PLTU Pelabuhanratu. Karena PLTU yang berada diwilayah UPP labuhan lokasinya berada jauh
sebelum dari TNUK.

“UPL Labuhan sering memberikan himbauan kepada kapal-kapal yang melintas menuju perairan selatan, yakni Pelabuhan Ratu dan Pelabuhan Cilacap, melalui surat edaran ke agent pelayaran terkait cuaca buruk yang sering terjadi di wilayah perairan Ujung Kulon,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (21/1/2020)

Lebih lanjut Mastur mengatakan, pada 19 September 2015, terhadap kapal yang kandas diwilayah pesisir TNUK telah dilakukan survey bersama. Yakni Kantor UPP Labuhan, Kantor TNUK, warga setempat dan stakeholder lainnya.

“Untuk penangan terhadap tumpahan batu bara di TNUK,” pungkasnya. (dai)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.