Garap Kawasan Industri Hijau di Muba, Bupati Dodi Reza Gaet Investor Jepang

indopos.co.id – Kekayaan sumber daya alam di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi daya tarik tersendiri bagi investor untuk berinvestasi di bumi Serasan Sekate tersebut, terlebih dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dodi Reza

Proyek pengembangan kawasan industri hijau di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), menjadi konsen utama untuk diselesaikan. Untuk merealisasikan kawasan industri hijau di bumi Serasan Sekate tersebut, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengandeng investor Yasu Project CO Ltd Ginza Tokyo dari Jepang.

Baca Juga :

Hal ini terjawab ketika Bupati Muba Dodi Reza menggelar pertemuan dengan Tim Delegasi Pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Musi Banyuasin di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (23/1/2020).

“Segera setelah dibuatkan Feasibility Study (FS) mengenai potensi di Kabupaten Muba, pihak investor Jepang akan mempelajarinya dan disosialisasikan kepada para pengusaha di Jepang, kita juga undang mereka untuk datang dan melihat langsung Kabupaten Muba,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex, saat menggelar pertemuan dengan Tim Delegasi Pengembangan Kawasan Industri di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga :

Melihat Peluang Rebound Saham BNI

Dodi melanjutkan, Muba saat ini menjadi primadona para investor karena melimpahnya potensi sumber daya alam yang dimiliki. Diantaranya minyak, gas bumi dan sumber mineral batu bara begitu pula komiditas pertanian dan perkebunan.

“Seperti diketahui di Muba saat ini juga akan segera merealisasikan Pembangunan Pabrik Industri Palm Oil dan Crude Palm Oil (IPO-CPO), Pabrik Aspal Karet bahkan Muba juga terdata sesuai penemuan Repsol memiliki cadangan gas terbesar nomor 5 di dunia tepatnya di Saka Kemang Kecamatan  Bayung Lencir,” terang Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Sumatera Selatan itu.

Para investor Jepang diharapkan berinvestasi dan turut andil mengembangkan kawasan industri hijau di Muba. “Jadi nanti para investor bakal berkunjung, mengadakan tur ke Muba, untuk melihat langsung peluang investasi di Kabupaten Muba,” ujar Kandidat Doktor Universitas Padjajaran tersebut.

Sementara itu, President & CEO Yasu Project CO Ltd Ginza Tokyo, Yasuharu Inove menyebutkan, usai mendengarkan paparan Bupati Muba, pihaknya terkesan dan berencana berbisnis di Muba.

“Terutama dalam bidang energi sehingga bukan hanya bagi Jepang saja tapi juga bisa saling berkontribusi untuk Kabupaten Muba,” tegasnya.

Ke depan, lanjutnya, pihaknya akan lebih intens dalam menjalin sinergi di bidang bisnis. “Tentunya kerjasama antar dua negara ini bisa berjalan dengan baik juga,” pungkasya.

Pertemuan tersebut juga dihadiri Seiyukai Medical Foundation Fokuoka Seiko Nishiza, Pandan College and Japanese Language School Richard Susilo, Staf Khusus Bupati Bidang Infrastruktur dan Investasi, Plt Kabag Humas Yettria dan Plt Kabag Protokol Rangga Perdana Putra. (*)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.