Victim e-Sports Membuka 2020 dengan Banjir Prestasi

indopos.co.id – Sempat menjadi tim kuda hitam di tahun 2019, Victim e-Sports membuka 2020 dengan berbagai prestasi gemilang yang akan sangat sulit dikejar oleh tim e-Sports lainnya. Tercatat Victim e-Sports berhasil menyabet tujuh buah gelar juara yang tersebar di berbagai cabang dan event e-sports.

Prestasi pertama mereka datang dari Predator League 2020 yang dilangsungkan di Jakarta 18 dan 19 Januari 2020. Pada turnamen yang berlangsung dua hari ini Victim Reality dan Victim Rise harus berjibaku melawan tim-tim besar seperti Alter Ego, BCS Raven, Onepiece-RG dan banyak lagi.

Pada hari pertama turnamen, Victim Rise membukukan tiga kali Chicken Dinner yang menyebabkan perolehan angka mereka sulit untuk dibendung oleh tim lainnya. Dari situ Victim Rise dan Victim Reality keluar sebagai juara satu dan dua, dengan total perolehan poin sebesar 91 poin untuk Victim Rise dan 52 poin untuk Victim Reality.

Berkat kemenangan ini Victim Rise menjadi wakil Indonesia untuk berlaga di grand final APAC Predator League 2020 yang bakal berlangsung di Manila, Filipina.

Prestasi kedua dari tim Victim e-Sports datang dari para srikandinya yang berlaga di Female Gaming League (FGL) Minor Season 2 yang berlangsung selama dua hari. Pada turnamen tersebut Victim Ladies berhasil menyabet juara satu dengan 176 poin, dan memastikan satu slot untuk Victim Ladies di FGL Mayor.

Dalam perjalanannya di turnamen tersebut Victim Ladies berhasil mengkanvaskan tim-tim ladies kelas atas sekelas Belletron Swans, Dranix Esports, RRQ Hikari, dan EVOS 4S Ladies.
Salah satu pemain Victim Ladies yang bernama Victim|GaDita berhasilkan membukukan Terminator. Gadis cantik ini berhasil membunuh 26 musuh sehingga menjadikan dirinya sebagai pemain paling berbahaya di turnamen tersebut.

Selain FGL Minor Victim Ladies juga sempat bercokol pada posisi kedua di turnamen Girls Power yang berlangsung di Pantai Indah Kapuk. Walaupun hanya berada di posisi kedua, Victim Ladies bersaing ketat dengan Belletron -e-Sports, Boom Siren dan RRQ Hikari.
Prestasi terakhir dan terbanyak datang dari tim Mobile Legends Ban Bang Victim e-Sports. Tercatat ada tiga gelar yang berhasil dikantungi oleh tim yang berisikan Sanztify, XinThink, SaanJi, Renco, OnMyWay dan Flamming ini.

Victim e-Sports berhasil meraih gelar juara di Mobile Legends: Bang Bang Intercity (MIC) Legends of Nusantara. Game yang berlangsung selama empat babak ini dimulai dengan kemenangan Victim e-Sports di dua game pertama. Sayang pada game ketiga mereka mencoba meta yang unik dengan memasukkan Eudora. Untunglah pada game keempat Victim e-Sports kembali bangkit dan menutup permainan dengan skor 3 vs 1.

Gelar kedua di Mobile Legends diraih IndiHome e-Sports League. Sayang pada event tersebut Victim e-Sports harus tunduk di tangan Recca e-Sports dengan skor 1 vs 3.
Kekalahan di IndiHome Esports League rupanya dibayar lunas oleh Victim Esports di turnamen PlayPay e-Sports Tournament. Pada turnamen tersebut Sanztify dan kawan-kawan berhasil menghancurkan Recca secara langsung tanpa balas. Kemenangan ini membuat Victim berhasil meraih hadiah satu unit mobil.

“Tahun ini bakal banyak yang berubah, begitupun dengan peta pertempuran tim-tim esports yang eksis di Indonesia. Tapi tidak semua tim memulai awal tahun dengan segudang prestasi seperti Victim e-Sports,” ungkap Rickel Effendy selaku General Manager dari Victim e-Sports, Rickel Effendy, kepada media, di Jakarta, Jumat (24/1/2020).

“Bukan tidak mungkin kami akan menjadi tim e-Sports terkuat tahun ini,” tambahnya. (mdo)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.