Warga Dilarang ke Hubei, Australia Pastikan Kasus Pertama Virus Corona China

indopos.co.id – Australia memastikan kasus virus corona pertama mereka di negara bagian Victoria pada Sabtu (24/1/2020), saat pemerintah pusat mendesak masyarakat agar tidak bepergian ke Provinsi Hubei di Tiongkok, yang menjadi pusat wabah tersebut.

Seorang warga Tiongkok berusia 50 tahunan, yang berada di Kota Wuhan tempat virus pertama kali muncul, dalam kondisi stabil di rumah sakit Melbourne setibanya dari Tiongkok pada 19 Januari dengan penerbangan dari Guangzhou, kata Menteri Kesehatan Victoria, Jenny Mikakos, kepada awak media seperti dikutip Reuters.

“Penting untuk ditegaskan bahwa tidak ada alasan untuk khawatir bagi masyarakat. Kondisi pasien stabil dan tidak begitu serius,” ucap Mikakos pada Reuters.

Penjabat Kepala Kesehatan Victoria, Angie Bone, mengatakan pasien tidak dalam perawatan intensif. Jumlah korban meninggal akibat virus corona baru bertambah menjadi 41 hingga Sabtu (24/1/2020), dengan lebih dari 1.300 orang terinfeksi secara global.

Sebagian besar kasus dan seluruh korban meninggal sejauh ini berada di Wuhan, lokasi pejabat memberlakukan pembatasan ketat terhadap perjalanan dan pertemuan umum.

Virus corona menjadi alarm bagi masyarakat, namun masih banyak misteri perihal penyakit tersebut, seperti bagaimana bahayanya serta seberapa mudah mampu menyebar ke sesama manusia. Virus tersebut dapat menyebabkan pneumonia, yang di beberapa kasus dapat berujung dengan kematian.

Masyarakat Australia pada Sabtu (24/1/2020) didesak untuk tidak mengunjungi Provinsi Hubei di China, dengan imbauan paling serius untuk perjalanan  yang dikeluarkan oleh pemerintah. “Pembatasan perjalanan secara ketat diberlakukan di Wuhan dan sejumlah kota lainnya di Provinsi Hubei,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Australia.

Ditambahkan seperti dilansir Reuters, “Jika anda berkunjung ke Provinsi Hubei saat ini anda mungkin tidak diizinkan untuk berangkat hingga pembatasan perjalanan dicabut.”

Australia merupakan tujuan wisata populer di kalangan wisatawan Tiongkok. Tahun lalu terdapat sekitar 1,4 juta kunjungan jangka pendek dari Tiongkok, yang menjadi sumber pengunjung asing terbesar ke negara tersebut. (ant)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.