Berlari Bersama Atlet, Menko PMK Jajal Veneu yang Akan Digunakan untuk PON XX di Papua

indopos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, meninjau venue yang akan digunakan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020. Yakni venue cabor atletik di Mimika Sport Center, venue bola basket 3×3 dan 5×5 di GOR Basket Mimika Sport Center dan arena futsal di GOR Futsal Mimika.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Mimika telah sukses merampungkan 10 dari total 12 venue cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2020. Venue tersebut diantaranya aeromodeling, terbang layang, terjun payung, atletik, bola basket 3×3 dan 5×5, bola tangan, futsal, judo, dan tarung derajat. Sedangkan dua venue lainnya yaitu panjat tebing dan biliar masih terus dikebut pengerjaannya agar sesuai target.

Sementara itu, Menko PMK Muhadjir Effendy, tidak hanya sekedar meninjau venue. Dia juga menjajal untuk memastikan kualitas salah satu venue yang telah dinyatakan 100 persen rampung dan siap pakai. Yaitu venue atletik. Muhadjir mencoba langsung track lintasan atletik di Mimika Sport Center dengan berlari sepanjang 1 putaran atau 400 m bersama sejumlah atlet atletik Papua yang sedang menjalani TC di Mimika.

“Untuk venue, Mimika ini hampir bisa dibilang 100 persen siap. Saya hanya belum meninjau untuk tempat akomodasinya saja, tapi saya yakin di sini semua sudah dipersiapkan sebaik-baiknya,” ujarnya, dalam keterangan persnya, Sabtu (25/1/2020).

Baca Juga :

10 Cabor PON XX/2020 Dicoret

Lebih lanjut Muhadjir mengatakan, secara keseluruhan, persiapan fasilitas venue dan sarana prasarana di Kabupeten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke sudah berjalan secara maksimal. Artinya, proses pembangunan yang ditargetkan selesai maksimal akhir Juni optimis dapat tercapai.

“Untuk di Jayapura saja paling masih harus kerja keras lagi terutama untuk pembangunan sarana dan prasarana. Tapi kalau masih ada tempat yang belum benar-benar selesai itu karena memang cabornya banyak,” ujarnya.

Kendati demikian, Menko PMK Muhadjir berpesan agar venue-venue yang sudah selesai dibangun agar dapat langsung segera dimanfaatkan untuk persiapan uji coba para atlet. Semakin cepat selesai akan sangat baik dalam mengasah kemampuan dan kesiapan atlet, khususnya berasal dari Papua.

Pemerintah menargetkan pembangunan seluruh venue, sarana prasarana, dan fasilitas pendukung lainnya dapat diselesaikan akhir Juni. Berdasarkan SK Ketua Umum KONI No. 100/2019, Presiden telah menyetujui jumlah cabor yang dipertandingkan sebanyak 37 cabor, 56 disiplin cabor, dengan kuota 6.4442.

“Itu sudah kesepakatan dan ada evaluasi bertahap. Kemungkinan akan ada penambahan cabor-cabor tapi tidak dipertandingkan di Papua, jadi nanti kita cari provinsi yang memang bersedia. Sekali lagi itu masih tentatif, kita menunggu arahan dari Bapak Presiden,” pungkasnya. (dai)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.