Uni Emirat Arab Rayakan Kembalinya Pasukan Bersenjata dari Yaman

indopos.co.id -Setelah pertempuran dan pengorbanan di Yaman selama
bertahun-tahun, pasukan bersenjata Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya kembali ke negara
asalnya pada Minggu (9/2/2020), disambut dengan perayaan yang diorganisir oleh Pasukan Bersenjata UEA di kota militer Zayeddi Abu Dhabi.
Pemerintah Emirat menyambut para pahlawannya guna merayakan kesuksesan dalam melindungi
pembebasan berbagai kota di Yaman oleh terorisme, contohnya seperti kota Mukallah,
yang merupakan bekas markas kelompok teroris ISIS dan Al-Qaeda.
Operasi Militer UEA di Yaman berhasil membawa peran besar untuk stabilitas dan
perdamaian, serta memulihkan keamanan setelah ditarget oleh para jihadis di area-area
pegunungan. Kementerian Luar Negeri UEA menekankan dalam pernyatannya bahwa
keputusan memulangkan pasukannya diambil setelah banyaknya kota-kota di Yaman
yang telah dibebaskan, menegaskan peranan penting tentara-tentaranya dalam
menyelamatkan kehidupan masyarakat dan membantu rekonstruksi berbagai institusi
di Yaman.
“Para tentara pemberani kami yang telah berpartisipasi dalam ‘Operasi Pemulihan Harapan’ di Yaman telah memberikan pengorbanan tertinggi di samping saudara-saudaranya di Pasukan Koalisi Arab, dan meyakinkan dunia bahwa kontribusi UEA akan selalu menjaga keamanan dan stabilitas kawasan ini,” ujar Yang Mulia Sheikh Mohammed.
UEA telah berpartisipasi tanpa penundaan dengan berbagai pasukan dari koalisi Arab dalam mempertahankan legitimasi Pemerintahan Yaman, mengembalikan perdamaian dan stabilitas negara dan di seantero wilayahnya.
Menurut catatan Pemerintahan Abu Dhabi, sekitar 11,000 tentara Yaman telah dilatih untuk membebaskan dan mempertahankan negaranya dari serangan terorisme. Kota Mukallah telah kembali hidup setelah pertempuran panjang yang dilancarkan oleh Yaman dan Emirat terhadap para pemberontak dan teroris. (mdo)

loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.