Sistem Trofeo Jaring Bibit Sepakbola Sejak Dini

indopos.co.id – Sejak usia dini anak-anak berhak bermain dan belajar. Pada masa itu pula kerap dimanfaatkan para orangtua untuk memberikan pendidikan karakter. Salah satunya melalui pendidikan olahraga. Karena dari olahragalah, anak-anak diajarkan belajar disiplin, bertanggung jawab dan sportifitas.
“Dari pengembangan bakat sejak dini, anak-anak memiliki kesempatan untuk berprestasi,” ujar Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan dalam keterangan di Jakarta, Senin (17/2/2020).
Salah satu cabang olahraga (Cabor) yang paling digemari anak-anak adalah sepak bola. Cabor ini sangat familier di masyarakat. Untuk mengembangkan bakat sepak bola sejak dini, turnamen sepak bola usia dini digelar dengan sistem trofeo di Lamongan, Jawa Timur.
“Ini sudah saya gelar sejak 2006 lalu. Turnamen sistem trofeo ini untuk usia sekolah dasar (U12),” ungkap Debby.
Ia menuturkan, sistem trofeo digelar sejak babak penyisihan. Turnamen ini digelar untuk mencetak atlet potensial sejak usia dini. “Trofeo di tingkat kecamatan diikuti oleh 10 tim. Event besar nanti di tingkat kabupaten, diikuti oleh 27 kecamatan se-Kabupaten Lamongan, Jawa Timur,” bebernya.
Debby menjelaskan, tujuan turnamen sepakbola untuk memberi ruang bertanding dan mengembangkan bakat sepak bola sejak usia dini. Selain prestasi akademik, menurutnya, prestasi olahraga pun harus dipupuk sejak dini.
“Kami terus motivasi untuk berkompetisi di bidang olahraga, khususnya sepakbola. Untuk prestasi akademiknya, tetap harus dijaga,” katanya.
Lebih jauh Debby mengungkapkan, saat ini memiliki 27 tim sepakbola usia dini di 27 kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Usai Hari Raya Idul Fitri, tepatnya bulan Mei nanti, ke-27 tim bakal mengikuti turnamen sepakbola di tingkat kabupaten.
“Dari event trofeo ini kami mencari bibit-bibit unggul sepak bola sejak usia dini. Mereka nanti akan kita undang dan bergabung di tim di tingkat kabupaten,” jelasnya.
Debby menegaskan, pada turnamen sistem trofeo tersebur tim yang meraih juara berhak mendapatkan medali dan uang pembinaan. Event ini rutin digelar pada akhir tahun. Tim yang berhak mengikuti trofeo merupakan tim binaan hasil seleksi. “Untuk menjadi bagian tim, harus melalui seleksi. Pelatihan tim kemudian difokuskan di kecamatan,” ucapnya. (mdo)

loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.