Soal Penataran P4, Menko Polhukam Sebut Itu Informasi Geblek

indopos.co.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah bahwa penataran Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) bakal dihidupkan lagi. Menurut dia, ketika itu dalam sebuah forum diskusi ada jurnalis bertanya apakah tidak ada penataran seperti penataran P4.

“Enggak ada yang bilang akan menghidupkan penataran P4. Saya bilang, ada penataran ideologi, bukan penataran P4,” kata Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Mengenai model penataran ideologi, Mahfud mempersilakan menanyakan lebih lanjut ke Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Mahfud menegaskan kembali bahwa penataran P4 sudah tidak bisa dihidupkan kembali.

Sebelumnya, wacana menghidupkan kembali P4 mengemuka dalam Pertemuan Koordinasi Membangun Sinergi Penguatan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kebijakan Pembangunan di Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

Baca Juga :

Pada pertemuan yang digelar BPIP itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi PANRB) Tjahjo Kumolo sempat mengusulkan kepada Mahfud mengenai pentingnya penataran seperti penataran P4.

“Saya hanya usul kepada Pak Menko, kalau bisa nanti ada tahap perlu kembali penataran, walaupun polanya tidak seperti dulu, atau dipersingkat. Yang terpenting, melalui penataran tersebut mampu membangun komunikasi yang bagus,” ucap Tjahjo.

Baca Juga :

Utamanya, lanjut Tjahjo, di kalangan aparatur sipil negara (ASN) agar lebih memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara.

Usai diskusi, Mahfud menjelaskan bahwa sebelum dirinya meninggalkan BPIP sudah ada keputusan untuk pelaksanaan penataran-penataran guna memperkuat nilai-nilai Pancasila.b “Dulu, sebelum saya meninggalkan BPIP itu sudah ada keputusan bahwa kami akan menciptakan penataran-penataran. Jadi, itu sudah dimulai,” katanya.

Mantan anggota Dewan Pengarah BPIP itu menyebutkan saat ini sudah ada beberapa orang yang mendapatkan penataran. “Tadi saya tanya Sestama (Sekretaris Utama BPIP) itu sudah ada beberapa yang ditatar. Cuma karena baru awal-awal, jadi belum merata. Pada akhirnya nanti akan banyak penatar ideologi Pancasila,” katanya.

Akan tetapi, Mahfud memastikan bahwa materi penataran yang akan diberikan tidak monoton dan itu-itu saja sebagaimana pernah pada masa Orde Baru. “Jadi, kita sudah menyiapkan. Jalannya akan lebih cepat karena sekarang ketuanya (BPIP) sudah definitif,” katanya.

Seperti diberitakan dan sempat jadi pesan berantai pernyataan Mahfud yang dilansir media online nasional tentang keinginan menghidupkan kembali penataran P4. Mahfud pun berang dengan buru-buru membantahnya. “Itu informasi geblek, tidak ada yang bilang hidupkan penataran P4,” bantah Mahfud.

Menurut Mahfud, ada yang bertanya padanya soal apakah ada penataran seperti P4, terkait dengan penerapan Pancasila dalam kehidupan. Saat itu, kata dia, dirinya menjawab ada penataran ideologi tetapi bukan penataran P4.

Sebab, penataran P4 dianggapnya sudah tidak bisa dihidupkan kembali. “Ada yang bertanya, apa tidak ada penataran seperti P4? Saya bilang, ada penataran ideologi bukan penataran P4, karena P4 tidak bisa dihidupkan lagi,” ulangnya.

Dengan demikian, Mahfud pun menegaskan tidak akan ada lagi penataran P4 sebab itu hanya omong kosong. Diberitakan, Mahfud mengatakan pemerintah akan kembali menghidupkan P4 dengan format baru.

Mengutip Antara, hal tersebut disampaikan Mahfud saat menjadi pembicara di acara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Senin (17/2/2020).

Adapun P4 merupakan program orde baru untuk pengamalan Pancasila. Melalui penataran P4, lima asas Pancasila dijabarkan kembali menjadi 36 butir pengamalannya. Namun saat ini hal tersebut sudah tidak berlaku lagi. (ant/ers)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.