Angka Kekerasan di Bekasi Tinggi, Sekolah Ramah Anak Dibentuk

indopos.co.id – Tingginya kasus kekerasan anak, Pemerintah Kota Bekasi mulai melibatkan sekolah. Salah satunya dengan mendirikan ratusan sekolah ramah anak dan madrasah ramah anak Se Kota Bekasi.

Diketahui, Komisi Pemilihan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi menyatakan terjadi 89 kasus kekerasan yang dialami anak sepanjang 2019. Jenis kekerasan itu diantaranya kejahatan seksual yang dilakukan orang dewasa, kemudian perilaku kekerasan anak fisik.

Baca Juga :

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi Riswanti mengatakan, dengan dibentuknya sekolah ramah anak sebagai bagian dari pemenuhan hak anak untuk tumbuh dan berkembang. Lingkungan Sekolah diharapkan selalu dalam suasana damai nyaman untuk belajar bagi anak.

“Sekolah menjadi lembaga pendidikan formal, da didukung guru yang baik. Semoga nantinya menjadi anak generasi bangsa yang baik pula,” kata Riswanti, Senin (24/2/2020).

Dia menambahkan, sebanyak 428 sekolah dari SD-SMP dan SMA deklarasi sekolah ramah anak. Bahkan, tahun 2020 ini Sekolah Madrasah Ibtidaiyah dan Tsanawiyah Se-Kota Bekasi mulai merealisasikannya.

“Ini dilakukan agar seluruh sekolah di Kota Bekasi bisa ramah anak sesuai kluster hak anak mengenyam pendidikan dan memanfatkan waktu luang,” tuturnya. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.