Kali Cibeet di Kabupaten Bekasi Meluap, Warga Mengungsi

indopos.co.id – Kali Cibeet yang mengalir di wilayah Kabupaten Bekasi meluap. Akibat luapan itu sebanyak 200 kepala keluarga (KK) di Kampung Parunglesang RT 01 RW 04 Desa Pasiranji, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi terpaksa mengungsi.

“Ketinggian air berkisar 30 centimeter sampai 80 centimeter. Pemicu banjir karena luapan Kali Cibeet,” kata nggota URC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Sudomo Aris Munandar, Senin (24/2/2020).

Baca Juga :

11.242 Orang Telah Jalani Tes Covid-19

Berdasarkan data sementara, kata Sudomo, warga yang terdampak akibat banjir mencapai 200 KK. Dan hampir sebagian warga sudah memilih untuk mengungsi ketimbang bertahan. “Mereka lebih memiluh untuk mengungsi karena banjirnya lumayan tinggi,” jelasnya.

Saat ini, pihak BPPD kata dia, sudah melakukan pemantauan situasi terkini atas ketinggian air kali. Hal itu dilakukan untuk mengantipasi adanya korban banjir. Dia mengaku, sampai Senin siang debit air belum juga surut. “Volume air masih belum surut sampai sekarang,” ucapnya.

Langkah yang sudah diambil kata Sudomo pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan aparatur pemerintah desa setempat perihal evakuasi para korban banjir. Salah satunya, dengan menyediakan dapur umum untuk para pengungsi.

“Kebutuhan warga yang terkena dampak banjir sangat mendasar seperti sembako, perahu karet untuk melakukan evakuasi korban. Kami juga akan menyediakan tenda darurat,” tandasnya. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.