Longsor Terjadi di Kota Bekasi Selama Banjir

indopos.co.id – Pemerintah Kota Bekasi mendata sedikitnya ada lima titik longsor yang terjadi pada banjir Selasa (25/2/2020). Rata-rata titik longsor disebabkan karena gerusan air kepada tebing tanah.

Kelima titik longsor itu berada di dua Kecamatan. Diantaranya, empat titik di Kecamatan Jatisampurna, dan satu titik lagi di Kecamatan Bekasi Utara.

Baca Juga :

“Longsor yang dimaksud tidak menyebabkan rumah amblas. Melainkan hanya kontur tanah yang turun,” kata Kabag Humas Pemerintah Kota Bekasi, Sayekti Rubiah, Rabu (26/2/2020).

Yekti merinci, untuk satu titik di Bekasi Utara berada Kelurahan Teluk Pucung RT 02 RW 05. Lalu untuk empat titik di Kecamatan Jatisampurna berada di Tebing kali sunter RT 4 RW 6 Jatirangon, Perum Wahana Pondok Gede Blok N6Jati Ranggon, RW 10 Jati Raden dan Perum permata Kranggan.

Baca Juga :

Insiden longsor ini kata Yekti, tidak menyebabkan rumah amblas. Melainkan kata dia, longsor tanah akibat digerus air. “Jadi bukan rumah amblas, tetapi longsor tanah saja,” jelasnya.

Salah satu contohnya kasus yang terjadi di Perumahan Permata Kranggan, kata Yekti, di wilayah gundukan tanah mirip tebing longsor. Namun, dalam insiden itu tidak sampai memakan korban jiwa. “Hanya tanah saja yang longsor,” katanya.

Baca Juga :

Yekti mengatakan, dinding tebing itu memisahkan dua perumahan. Dan kondisi tanah Perumahan Permata Kranggan sudah banyak yang retak. Bahkan, kejadian longsor ini kata Yekti, baru kali pertama terjadi di wilayah itu. “Insiden ini baru yang pertama dialami masyarakat setempat,” tandasnya. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.