Banjir di Muara Gembong Masih Rendam Ribuan Keluarga

indopos.co.id – Banjir masih merendam ribuan kepala keluarga di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Hingga Kamis (27/2/2020) kondisi air masih setinggi 80 centimeter.

“Memang sudah agak surut ketimbang banjir awal. Tapi kalau di rumah warga air masih sepinggang,” kata kata Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi, Kamis (27/2/2020).

Qurtubi menilai, total warga yang terdampak banjir sampai sekarang sudah mencapai 2.770 Kepala Keluarga. Tapi mereka yang mengungsi hanya 59 kepala keluarga. Sisanya, memilih untuk bertahan di rumahnya masing-masing. “Mereka mengungsi ada yang di rumah warga dan ada juga yang di sekolah,” imbuhnya.

Kebanyakan pengungsi, kata Qurtubi, dari kalangan anak-anak dan perempuan. Sedangkan, untuk para lelakinya lebih memilih untuk bertahan, dengan alasan melakukan pemantauan kondisi air di rumahnya. “Lelakinya kebanyakan bertahan sambil mengamankan barang berharga yang ada di rumahnya,” ujarnya.

Baca Juga :

Menurut Qurtubi, banjir yang terjadi di Muara Gembong tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga berdampak ke infrastruktur. Sehingga warga dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Tidak ada yang berjualan disini. Kalau mau kebutuhan makan yah kita nunggu diberikan dapur umum. Karena dapur umum sudah disediakan di tiga tempat,” jelasnya.

Baca Juga :

Sebelumnya, banjir merendam dua desa di Kecamatan Muara Gembong, akibat tanggul Sungai Citarum jebol pada Rabu (26/2/2020). Saat ini, Bupati Bekasi Eka Supri Atmadja sudah menetapkan Kabupaten Bekasi berstatus tanggap darurat banjir. (dny)


loading...

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.