Surat Edaran Ancam Penimbun Masker di Bekasi

indopos.co.id – Pusat perbelanjaan, maupun toko atau ritel di Kota Bekasi terancam terkena kurungan penjara bilamana diketahui menimbun masker dan sembako. Kini aturan itu sudah dituangkan dalam surat edaran yang dibuat pemerintah daerah setempat.

“Kami sudah buat surat edaran dan sudah disebarluaskan sejak Rabu (4/3/2020). Surat itu disasarkan ke pusat perbelanjaan, toko maupun ritel di Kota Bekasi,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bekasi, Sayekti Rubiah, Kamis (5/3/2020).

Sayekti menambahkan, surat edaran ini didasari atas aturan di saka UU No 14 tahun 2014 tentang perdagangan. Aturan itu menyebutkan bagi pelanggar akan dikenai pidana penjara dan denda uang.

“Pelanggaran menimbun jenis barang tersebut akan dipidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp50 miliar,” jelasnya.

Baca Juga :

Upah Buruh Kabupaten Kalahkan Kota Bekasi

Ancaman hukuman ini juga kata Sayekti, berlaku untuk bagi orang sengaja menimbun sembilan barang bahan pokok (Sembako). Sebab, kedua objek itu tidak terjadi kelangkaan.

“Jika masyarakat menemukan toko atau oknum yang kedapatan menimbun barang-barang tersebut untuk melaporkan kepada ketua rukun warga atau rukun tetangga serta tingkat kelurahan dan kecamatan,” tuturnya. (dny)

Baca Juga :

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.