Kisruh PAN, Kubu Zulhas Sebut Mulfachri Cs Tak Legowo Kalah di Kongres

indopos.co.id – Rencana gugatan kubu Mulfachri Hararap terhadap hasil Kongres V PAN ditanggapi dingin oleh kubu Zulkifli Hasan (Zulhas). Pendukung Zulhas Viva Yoga Mauladi menyatakan, gugatan itu muncul lantaran Mulfachri kalah dalam pemilihan di kongres Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) 10-12 Februari lalu.

Mantan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI itu mempertanyakan alasan kubu Mulfachri tidak menerima kemenangan Zulhas dalam kongres lantaran dugaan kecurangan dan lain sebagainya. Padahal, kongres berlangsung secara konstitusional. Dia pun mempersilakan kubu Mulfachri mengajukan gugatan ke Kemenkumham (Kemeterian Hukum dan Hak asasi Manusia).

Baca Juga :

“Hahaha.. enggak bosen omongannya begitu. Pertama, Zulhas terpilih secara sah di kongres yang konstitusional ya. Kedua, proses pemilihan berlangsung secara konstitusional, buktinya seluruh kandidat berpidato singkat untuk memutuskan dia maju terus atau tidak,” paparnya saat dihubungi INDOPOS, Kamis (5/3/2020).

Bahkan, Viva melanjutkan, saat masing-masing kandidat diberikan kesempatan untuk menyampaikan pidato singkat, Asman Abnur menyatakan mundur, Dradjad Wibowo menyatakan maju dan Mulfachri sendiri menyatakan siap maju dan siapapun yang terpilih harus didukung bersama.

Baca Juga :

Pembukaan Kongres V PAN

Menurutnya, proses itu sudah selesai tanpa ada keberatan dari pihak manapun kala itu.
“Jadi, proses pemilihan berlangsung secara jujur dan konstitusional, kalau kemudian yang dijadikan dasar soal pembahasan AD/ART, LPJ (laporan pertanggungjawaban, red), itu juga bisa dibuka, LPJ diterima oleh rapat pleno kongres, untuk AD/ART diserahkan ke Tim Perumus dan Timsin untuk menyempurnakan redaksi,” terangnya.

Namun, Viva mempersilakan, kubu Mulfachri untuk menggugat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku jika kemudian proses itu dinilai tidak konstitusional karena kubu mereka kalah. “Kalau hal itu dianggap tidak konstitusional karena kalah kemudian menganggap tidak konstitusional, ya silakan menempuh jalur sesuai dengan aturan perundang-undangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Koordinator Tim Konsolidasi Lapangan Pemenangan Mulfachri sekaligus Ketua DPW PAN Sulawesi Barat Asri Anas mengatakan, Mulfachri Harahap menolak hasil Kongres V PAN yang menetapkan Zulhas sebagai ketua umum periode 2020-2025. Recananya, kubu Mulfachri akan mengajukan gugatan atas keterpilihan Zulhas dalam kongres yang digelar pada 10-12 Februari lalu itu.

“Kita melakukan langkah langkah hukum resmi dan menyampaikan surat ke pemerintah, menolak hasil kongres,” ungkapnya kepada INDOPOS saat dihubungi, Rabu (4/3/2020). (aen)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.