Handsanitizer Habis?, Tak Perlu Panik, Dompet Dhuafa Berikan Alternatif Cegah Virus

indopos.co.id – Tersebarnya wabah Virus Corona atau Covid-19 berhasil membuat warga Indonesia resah. Setelah Presiden mengumumkan adanya dua WNI yang resmi terinfeksi virus covid-19, masyarakat banyak yang  berbelanja bahan makan dan alat kebersihan untuk jangka lama. Dua benda yang paling pertama habis adalah masker dan handsanitizer. Kamis (5/3/2020).

Keberadaan masker dan handsanitizer mendadak menjadi langka. Baik di supermarket, apotek hingga ke warung kelontong, semua kehabisan stok. Lalu apakah yang harus dilakukan bagi mereka yang tidak kebagian hand sanitizer? Dr. Yenny Purnamasari ,GM Kesehatan Dompet Dhuafa http://bit.ly/2Qg9ucg membagikan tips agar tetap sehat, sekalipun tanpa handsanitizer, “Agar aman, dan nyaman menghadapi virus corona.  Pertama, ia menjelaskan bagaimana sebuah virus seperti corona (covid-19) bisa menular. Yaitu melalui dua sarana, salah satunya ialah kontak erat. Karena salah satu penularanya melalui kontak erat, karena virus tersebut bisa masuk melalui mukosa. Mukosa ini sel selaput yang ada di hidung, mulut, dan ada di mata. Ada berita yang menyiarkan kalau corona bisa menular lewat mata, yang dimaksud bukan dengan tatapan mata, tapi mukosa mata,” terangnya.

Kondisi tidak steril dapat mengakibatkan virus bisa masuk bila tangan kita secara tidak sengaja mengucek mata. Sehingga virus mendapat ruang untuk masuk lewat mukosa mata. Lebih lanjut,  virus bisa mati dalam beberapa kondisi, salah satunya dengan cairan disinfektan yang mengandung akohol, seperti handsanitizer.

Virus seperti corona (covid-19) akan mati bila terkena matahari, terkena suhu tinggi, ataupun terkena cairan disinfektan yang mengendung alkohol sseperti handsanitizer. Hal inilah yang membuat masyarakat panik dan memborong handsanitizer dari toko-toko sehingga keberadaannya jadi langka. bahwa tidak hanya handsanitizer yang menjadi solusi melepas virus dari tangan. Hal sederhana dan murah seperti cuci tangan dengan sabun adalah jawabannya.

Baca Juga :

“Sebenarnya kita tak perlu khawatir dengan kelangkaan handsanitizer. Karena bukan masalah handsanitizer nya, melainkan perilaku cuci tangan lah yang menjadi intinya,” terangnya.

Dengan cuci tangan yang bersih dan benar, kuman, bakteri dan virus yang ada di tangan tidak akan masuk tubuh. Tentu dengan metode cuci yangan yang benar Dengan mencuci tangan lima waktu. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari dan perlu terus di kampanyekan kepada khalayak luas.

Baca Juga :

“Dianjurkan agar mencuci tangan lima waktu, yaitu sebelum makan, sesudah makan, setelah beraktivitas, setelah buang air besar dan setelah menyusui. Kalau kita cuci tangan dengan bersih, maka bakteri, kuman dan virus yang ada di tangan kita akan larut dengan sendirinya,” tukasnya.

Dompet Dhuafa juga menghimbau kepada masyarakat jika ingin mengetahui dan memiliki informasi tentang Covid-19, dapat menghubungi layanan hotline KLB Kementerian Kesehatan. Telephone (021) 521-0411 & 0812-1212-3119 atau melalui layanan WhatsApp 0877-7759-1097 dan Layanan Call Center Siaga Dompet Dhuafa di nomor 0811 16 17 101.(mdo)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.