Akhir Tahun Ini Minyak Goreng Curah Dilarang Beredar di Bekasi

indopos.co.id – Akhir 2020, Pemerintah Kota Bekasi sudah melarang peredaran minyak goreng curah di sejumlah pasar. Itu artinya, yang diperbolehkan dijual belikan hanya minyak goreng kemasan.

Aturan ini terulang dalam instruksi Wali Kota Bekasi Nomor 510/273/SETDA TU tentang Pelaksanaan Kewajiban Minyak Goreng dalam Kemasan di Kota Bekasi.

“Pelarangan ini sudah sesuai dengan anjuran Kementerian Perdagangan terkait pemberlakuan SNI pada minyak goreng sawit,” kata Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Bekasi, Sayekti Rubiah, Jumat (6/3/2020).

Sayekti menambahkan, dasar keluarnya intruksi wali kota yakni Peraturan Menteri Perindustrian RI Nomor 46 Tahun 2019 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Minyak Goreng Sawit secara Wajib (Berita Negara RI Tahun 2019 Nomor 1655).

Baca Juga :

Seorang WNA Terjaring Razia SIKM

Saat ini, kata Sayekti, Pemerintah Kota Bekasi masih memberikan tenggang waktu bagi pelaku usaha minyak goreng curah. Namun, per 31 Desember 2020, minta goreng curah sudah tidak boleh beredar di pasaran. “Makanya sekarang proses transisi pemindahan ke minyak goreng kemasan,” ujarnya.

Sayekti mengklaim Dinas Perdagangan dan Perindustrian bakal melalukan binaan kepada sejumlah pelaku usaha untuk memakai minyak goreng kemasan. Tentunya diberikan juga pemahaman minyak goreng curah tidak bagus untuk kesehatan.

Baca Juga :

“Kita sudah mulai sosialisasikan ke pedagang-pedagang, agar ketika aturan diberlakukan sudah tidak ada lagi pedagang yang menggunakan minyak goreng curah,” tandasnya. (dny)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.