Resmi Dikukuhkan, Arjuna-Dendy Siap Pimpin Rekonsiliasi

indopos.co.id – Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Periode 2019-2022, resmi dikukuhkan.
Baca Juga :
Pengukuhan berlangsung di Aula Stovia, Museum Kebangkitan Nasional, Jalan Dr. Abdul Rahman Saleh, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020), dengan tema The Rediscovery of Our Revolution: Reposisi Organisasi, Reaktualisasi Ideologi.
Kepengurusan DPP GMNI Periode 2019-2022 ini, dipimpin ketua umum (ketum) Arjuna P. Aldino dan sekretaris jenderal M. Ageng Dendy Setiawan. Keduanya terpilih secara aklamasi pada Kongres XXI GMNI di Ambon, Desember 2019 lalu.
Ketum Arjuna P. Aldino mengatakan, langkah yang harus dilakukan pasca pengukuhan adalah mengkonsolidasikan gerakan, mulai dari tataran komisariat (tingkat kampus), cabang (tingkat kota/kabupaten), dewan pimpinan daerah (provinsi) hingga pimpinan pusat.
“Kami siap memimpin rekonsiliasi,” katanya dalam pidato politiknya, pada acara pengukuhan tersebut.
Rekonsiliasi yang dimaksud, bukanlah rekonsiliasi struktural. Melainkan rekonsiliasi basis dan rekonsilisasi gerakan.
“Rekonsiliasi basis, mengkonsolidasikan ulang cabang-cabang agar tak terpecah-belah. Kemudian rekonsiliasi gerakan, mengharmonisasikan gerakan agar satu tujuan dalam semangat marhaenisme. Tentu, harmonisasi, mulai dari tingkatan komisariat hingga DPP,” lanjutnya.
Mengapa bukan rekonsiliasi struktural kepengurusan nasional, tegas Arjuna, pertama, kepengurusan DPP GMNI yang sah berdasarkan dukungan jumlah cabang-cabang GMNI di daerah berada di bawah kepemimpinan dirinya sebagai ketum, dan M. Ageng Dendy Setiawan sebagai sekjen.
Alasan lainnya, rekonsiliasi struktural hanyalah bersifat politik transaksional.
“Alasan lain mengapa bukan rekonsiliasi struktural DPP GMNI, karena itu syarat dengan politik dagang sapi. Identik dengan tukar tambah kekuasaan dan transaksi kepentingan pragmatis. Itu sungguh jauh dari semangat pejuang pemikir-pemikir pejuang, serta semangat marhaenisme,” tuturnya.
Pengukuhan DPP GMNI dihadiri sejumlah tokoh nasional, perwakilan kaum buruh, perwakilan kaum tani, perwakilan kaum nelayan, perwakilan pemerintahan, alumni GMNI serta kader GMNI.
Sejumlah tokoh yang hadir, di antaranya Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah, Direktur Intelkam Polda Metro Jaya Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan, Staf Khusus Menteri Bidang Regulasi, Mitra Kelembagaan dan Kebijakan Publik Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Dodik Pranata Wijaya dan Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Juri Ardiantoro.
Hadir pula, Ketum dan Sekjen GMNI Periode 2017-2019, Robaytullah dan Clance Teddy, beserta ratusan kader GMNI. (yay)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.