Perkembangan Industri Asuransi Syariah Cukup Membanggakan

indopos.co.id – Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) optimis aset asuransi syariah bisa tumbuh dobel digit.

Ini Melihat dari hasil investasi di sepanjang tahun 2019, industri asuransi syariah sektor jiwa tumbuh positif, karena kenaikan hasil investasi bisa mencapai 1.032 persen.

Erwin Noekman selaku Direktur Eksekutif AASI menyatakan, ‘Asosiasi memproyeksi aset asuransi syariah bisa tumbuh dobel digit senilai 10% sepanjang 2020’.

Asosiasi melihat ada beberapa hal yang bisa mendorong pencapaian target bisnis ini, mulai dari penyapihan unit syariah atau spin off. Hingga saat ini asosiasi belum ada menerima permintaan secara resmi maupun tertulis dari anggota untuk menunda atau membatalkan pemisahan unit syariah.

Selain itu, Ahmad Sya’roni selaku Ketua Umum AASI menjelaskan, ‘Industri asuransi syariah membuka diri untuk menyediakan kapasitas tambahan bagi kebutuhan jaminan asuransi barang milik negara. Memang program ini sudah dijalankan oleh Kementerian Keuangan yang melibatkan asuransi konvensional. Asosiasi membidik aset kementerian agama bisa digarap oleh industri asuransi syariah’.

Selain itu, pelaksanaan Qanun di Aceh juga mampu mendorong pertumbuhan aset asuransi syariah. Lantaran semua kegiatan ekonomi dil Aceh harus menerapkan prinsip syariah, sehingga bisnis asuransi konvensional harus dialihkan ke syariah.

Baca Juga :

Industri Asuransi Jiwa Masih Melambat

Ditambahkannya, “Sepanjang 2019 total aset industri asuransi syariah senilai Rp 45,45 triliun meningkat 8,44% dibandingkan akhir 2018 senilai Rp 41,91 triliun. Aset asuransi jiwa syariah tumbuh 8,74% dari Rp 34,47 triliun menjadi Rp 37,48 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan komitmen industri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah” tutup Syaroni.

Dengan kenaikan klaim bruto, industri asuransi jiwa syariah tetap mempertahankan pertumbuhan aset yang positif investasi yang berkualitas, terutama pada saham dan reksadana. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar bisnis asuransi jiwa syariah adalah produk unit link yang menggabungkan unsur proteksi dengan investasi. (ant)

Komentar

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.